by

Mahasiswa MBD Akan Dibantu Selama Tiga Bulan

Ambon, BKA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Barat Daya (MBD) akan memberikan bantuan biaya hidup selama tiga bula kepada mahasiswa asal kabupaten itu, yang saat ini tengah menempuh pendidikan disejumlah perguruan tinggi di daerah lain yang terpapar Covid-19.

Bagi mahasiswa yang ingin mendapat bantuan itu, harus memenuhi beberapa persyaratan, diantaranya, harus memiliki KTP serta Kartu Keluarga (MBD). Demikian ungkap Ketua Tim Seleksi Penerima Bantuan biaya Hidup, Oyang Philipus, Selasa (23/6).

Pemberian bantuan itu, katanya, sebagai upaya pecegahan penyebaran Covid-19. Sehingga mahasiswa yang saat ini tengah menempuh pendidikan tinggi dapat tetap bertahan, serta tidak berpikir untuk pulang kampung untuk saat ini.

“Jadi, bantuan pemerintah kepada mahasiswa di daerah terpapar Covid-19, supaya jangan pulang kampung dulu. Ini untuk mencegah penyebaran Covid-19. Demi keselamatan pribadi, keluarga dan masyarakat. Sehingga ditingkat pemda, ini sudah dibahas secara matang. Dan nantinya akan diberikan bantuan kepada mahasiswa, paling lama itu selama 3 bulan, tapi disesuaikan dengan masa studi dulu. Setiap bulannya, diperkirakan Rp 600 ribu per mahasiswa,” ujarnya.

Untuk itu, bagi mahasiswa MBD yang memenuhi persyaratan tersebut, silahkan mendaftarkan diri sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan. Karena pendaftaran penerima bantuan biaya hidup ini, rencananya akan ditutup pada 30 Juni mendatang.

“Bagi mahasiswa yang tinggalnya di luar MBD, silahkan daftar secara online di https//bit.ly/2MExTHO. Sementara untuk mahasiswa Porgram Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) Tiakur, bisa langsung mendaftar pada titik-titik yang ditentukan, diantaranya, kantor Dinas Pendidikan (Disdik) MBD, Bappeda, Diskominfo, dan kantor Dinas Pertanian MBD,” kata Philipus.

Setelah proses pendaftaran dan seleksi dilakukan, selanjutnya akan diumumkan hasilnya berdasarkan keputusan Bupati MBD. Karena itu, bagi mahasiswa yang tidak melakukan pendaftaran, tentu tidak bisa terdaftar sebagai penerima bantuan biaya hidup tersebut.

“Karena nama-nama penerima bantuan itu sesuai dengan formulir pendaftaran. Jadi, nantinya diseleksi lagi. Intinya, dia punya KTP dan KK MBD, tinggal di daerah terpapar Covid-19, serta dari keluarga tidak mampu. Itu pasti terima bantuan yang akan di putuskan dengan Keputusan Bupati,” pungkas Kepala Dinas Pertanian MBD ini. (LAM)

Comment