by

Mahasiswa Unpatti Minta Keringanan UKT

Ambon, BKA- Sejumlah mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon meminta pihak rektorat, untuk memberikan keringanan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT).

“Kami meminta kepada pihak Unpatti, dalam hal ini pak rektor, untuk dapat membantu kami mahasiswa di tengah Covid-19 ini. Kalau bisa, untuk biaya UKT ada sedikit keringanan. Supaya membantu teman-teman kita yang dari segi ekonomi sangat sulit, yang terdampak Covid-19 ini,” ungkap Ketua Dewan Pimpinan Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Ambon, Komisariat FISIP Unpatti, Josua Tasane, Selasa (2/6).

Tasane mengatakan, permintaan tersebut didasarkan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 39/2017 tentang UKT-BKT, bahwa Pemimpin Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dapat memberikan keringanan UKT dan atau melakukan penetapan ulang pemberlakuan UKT terhadap mahasiswa, apabila terdapat ketidaksesuaian kemampuan ekonomi mahasiswa.

“Itu berarti, pak Rektor Unpatti yang adalah pimpinan PTN telah diberikan kewenangan untuk mengambil kebijakan sesuai dengan peraturan tersebut. Dan diharapkan bisa merealisasikan amanah yang telah diamanatkan Permendikbud tersebut. Sebab, persoalan pandemi Covid-19 ini adalah masalah serius yang harus kita hadapi secara bersama. kita harus saling menghidupkan satu dengan yang lain. Dalam hal ini, jangan sampai biaya UKT yang ada ini justru semakin memberatkan teman-teman kita yang susah dari segi ekonomi,” ujar Tasane.

Untuk itu, pihaknya meminta agar biaya tersebut dapat di sesuaikan dengan kemampuan mahasiswa di tengah Covid-19 ini, agar tetap memberikan kesempatan kepada mereka untuk melanjutkan studi, meskipun di tengah wabah penyakit mematikan ini

“Itu yang kami mintakan. Jangan sampai dengan biaya UKT yang tidak sesuai dengan keadaan ekonomi pendidikan di masa covid-19 ini, membuat banyak mahasiswa Unpatti memilih untuk berhenti studi akibat tidak mampu lagi membayar biaya UKT,” pungkas Tasane. (LAM)

Comment