by

Maluku Bertambah 264 Investor

Ambon, BKA- Triwulan II pada tahun 2020, investor yang ada di Maluku bertambah sebanyak 264 investor. Ini disampaikan Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Maluku, Albertho Dachi, saat dihubungi koran ini, Selasa (21/7).

Dia menyebutkan, jumlah investor di Maluku per bulan Juni 2020 sebanyak 2.588 investor, atau tumbuh sebanyak 264 investor atau 16.01 persen.

Sedangkan secara nasional jumlah investor per Juni 2020 sebanyak 1.214.358 investor, tumbuh sebanyak 132.248 investor 12,2 persen selama triwulan 2 pada 2020.

Dengan begitu total perusahaan yang tercatat pada pihaknya hingga bulan Juni 2020 yakni 697 perusahaan dengan adanya tambahan 30 perusahaan baru.

“Untuk total perusahaan tercatat di bursa efek sampai dengan bulan Juni 2020 adalah 697, dengan 32 perusahaan tercatat baru tahun 2020 ini,” ujar dia.

Selain itu, untuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) per akhir Juni ditutup pada posisi 4.905,392 atau turun sebesar 22,13 persen dari awal tahun (YTD).

Albertho mengakui, pasar saham Indonesia sepanjang tahun 2020 ini mengalami penurunan sebesar 22,13 persen, dikarenakan pandemi corona yang berdampak pada perekonomian.

Walaupun begitu untuk investor sendiri di masa pandemi covid 19 saat ini masih positif karena masih ada ada investor yang terus bergabung di dalam pasar saham.

“Namun pertumbuhan investor dan pertumbuhan perusahaan yang go public masih positif,” tuturnya.

Dengan begitu pihaknya tetap melakukan kegiatan edukasi dan sosialisasi dengan menggunakan sistem online mengingat saat ini ini masih ada wabah covid 19 yang tidak memungkinkan untuk adanya perkumpulan secara besar.

“Kegiatan-kegiatan edukasi dan sosialisasi BEI saat ini dialihkan seluruhnya secara on-line melalui platform digital, sehingga kegiatan untuk mengedukasi investor maupun calon investor di Maluku tetap di lakukan melalui kelas-kelas online,” tambahnya. (DHT).

Comment