by

Maluku Harus Mampu Lepas Dari Ketertinggalan

 

Ambon, BKA- Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Ruslan Hurasan, menegaskan, usia 75 tahun merupakan usia yang sudah cukup matang. Sehingga Maluku sudah harus mampu lepas dari berbagai ketertinggalan yang ada.

Hal itu dapat dilakukan, katanya, dengan memaksimalkan pengelolaan potensi sumber daya alam yang berlimpah, sebagai upaya untuk membawah Maluku kearah yang lebih baik dan sejahtera.

“Kita sebentar lagi punya Blok Masela dan Lumbung Ikan Nasional. Jadi kita sudah harus mampu lepas dari ketertinggalan, dengan memaksimalkan potensi sumber daya alam yang ada. Dan saya kira, 75 tahun merupakan usia yang sudah cukup matang untuk bangkit dari ketepurukan selama ini,” terang Hurasan, Jumat (21/8).

Untuk mendukung hal tersebut, tentunya harus ada peran bersama dari pemerintah kabupaten/kota, yang secara bersama-sama mendorong upaya sekaligus merespons apa yang menjadi aspirasi masyarakat.

Dorongan masyarakat, seperti adanya pemekaran daerah yang dimulai dari dusun menjadi desa, dan desa menjadi kecamatan, maupun pengambungan beberapa kecamatan menjadi daerah otonomi baru, yakni, kabupaten/kota.

“Walaupun harapan dan cita-cita ini belum sepenuhnya terpenuhi. Namun hal itu perlu terus diupayakan, sehingga pertumbuhan ekonomi dimulai dari desa, kecamatan dan kabupaten/kota,” katanya.

Saat ini, lanjutnya, Maluku masih dibayang-bayangi oleh masalah keterisolasian daerah, karena banyak wilayah yang belum tersentuh program pembangunan. Misalnya di SBT, banyak infraktruktur jalan dan jembatan yang belum dibangun.

Karena itu, katanya, kedepan harus dilakukan pembenahan infrastruktur secara total, sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat agar dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta mengurangi tingkat pengangguran dan menurunkan angka kemiskinan di Maluku.

“Sejalan dengan itu, pemerintah daerah harus memaksimalkan anggaran APBD untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (RHM).

Comment