by

Maluku Tunda Distribusi Vaksin

Ambon BKA- Pemerintah Pusat meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku untuk menunda proses pendistribusian vaksin Covid-19, ke 10 kabupaten/kota hingga awal Februari mendatang.

Awalnya, distribusi vaksin Covid-19 akan dilakukan Pemerintah Provinsi Maluku ke semua kabupaten/kota akan dilakukan pada 13 sampai 14 Januari. Namun itu ditunda, kecuali untuk Kota Ambon.

“Sesuai arahan dari Pemerintah Pusat, maka distribusi (vaksin Covid-19, red-) ke 10 Kabupaten kota, minus Kota Ambon, harus ditunda,” ungkap Juru Bicara Satgas Covid-19 Maluku, dr. Dony Rerung, Rabu (13/1).

Menurutnya, instruksi Pemerintah Pusat itu disampaikan melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI.

“Provinsi Maluku akan kembali mendapatkan kiriman jatah vaksin tahap dua sebanyak 7000 lebih. Makanya, kita akan tunggu semuanya baru didistribusikan sekaligus,” terangnya.

7000 vaksin Covid-19 tahap dua tersebut rencananya akan tiba pada 22 Januari 2021. Pada pengiriman pertama itu kan, Maluku sudah dikirim 15.120 vaksin Covid-19. Nanti ada kiriman kedua tanggal 22 Januari sebanyak 7000. Kita tunggu semua, baru langsung dikirim satu kaligus ke 10 kabupaten/kota yang lain,” jelasnya.

Terkait perubahan jadwal distribusi vaksin Covid-19 tersebut, telah dikoordinasikan dengan pemerintah kabupaten/kota, karena otomatis turut mempengaruhi jadwal vaksinasi di daerah mereka. Namun tidak untuk Kota Ambon.

Namun tambah Rerung, perubahan jadwal distribusi vaksin tersebut tidak mengubah jadwal proses vaksinasi vaksin Covid-19 tingkat Provinsi Maluku.
“Yang ditunda kan 10 kabupaten kota. Sedangkan Kota Ambon dan Provinsi Maluku, tetap dilakukan tanggal 15 Januari. Sebab vaksin milik Kota Ambon sudah didistribusikan hari ini (kemarin, red-),” pungkasnya.(IAN)

Comment