by

MAN Ambon Upayakan BDR Sesuai SE Kemendikbud

Ambon, BKA- Madrasah Aliyah (MA) Negeri Ambon tengah mengupayakan agar proses Belajar Dari Rumah (BDR) pada tahun ajaran 2020/2021, berjalan sesuai Surat Edaran (SE) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Hal tersebut disampaikan Kaur Akademik MA Negeri Ambon, Andi Rahmania Abidin.

Menurut Rahmania, berdasarkan SE Nomor 15 tahun 2020, telah diterbitkan pedoman penyelenggaran BDR dalam masa penyebaran darurat Corona Virus Disease (Covid 19), yang dibuat oleh Kemendikbud melalui Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana (Seknas SPAB) bekerjasama dengan UNICEF Indonesia dan Resilience Development Initiative (RDI), yang mendapat dukungan dari Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA).

Pedoman tersebut dimaksudkan untuk digunakan sebagai acuan oleh Kemendikbud dan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mengelola dan mengoordinasikan pelaksanan kebijakan BDR, kepada Satuan Pendidikan (SP), Guru, Peserta Didik dan Orangtua.

Kaur Akademik MA Negeri Ambon, Andi Rahmania Abidin

“Jadi, pedoman ini berlaku selama masa darurat Covid-19 berlangsung. Dan sebagai salah satu lembaga pendidikan di Maluku, maka Insya Allah, MA Negeri Ambon akan melakukan penyesuaian serta upaya-upaya terhadap pedoman BDR itu di tahun pelajaran 2020/2021 mendatang,” ujar Rahmania, Minggu (14/6).

Upaya yang sama akan dilakukan dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang secara umum dilakukan oleh semua lembaga pendidikan sekolah.

Menurutnya, pihaknya akan berupaya agar terselenggara secara sistematis, terarah, dan berkelanjutan, dengan menggunakan bentuk pembelajaran berupa latihan soal Pilihan Ganda (PG), essay, membaca teks bacaan (bahasa Arab) dengan lancar, baik dan benar, menterjemahkan teks bacaan, membuat sinopsis, penugasan Life Skill.

Termasuk membuat rangkuman, penilaian harian, penjelasan materi dengan powerpoint, nonton (Kisah Rasul), hafalan (kosa kata, hadits, ayat), membuat karya tulisan tentang hikmah Covid 19, adab terhadap saudara yang terjangkit virus Corona, pengamatan lingkungan disekitar rumah, dan membuat naskah teater.

“Semua bentuk pembelajaran itu akan dilaksanakan oleh guru mata pelajaran bersama siswa, dengan menggunakan media teknologi, berupa whatsApp, E-learning, email, video pembelajaran, zoom, powerpoint, telepon, dan instagram. Semoga dengan berbagai usaha pemenuhan layanan pendidikan yang dilakukan oleh setiap lembaga pendidikan, baik di Maluku maupun di seluruh Indonesia, menghasilkan keberkahan, memberi manfaat kepada peserta didik dan terutama memberi sumbangsih dalam mempercepat berlalunya pandemi Covid-19 ini,” tandasnya. (LAM)

Comment