by

Manfaatkan Teknologi di Tengah Covid-19.

Ambon, BKA- Walikota Ambon, Ricard Louhenapessy menyebutkan, untuk menghindari ancaman Covid-19, para siswa-siswi tingkat SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi di kota Ambon, harus memaafkan teknologi komunikasi dan informasi.

Menurut dia, hal tersebut dapat membantu Pemerintah Kota (Pemkot) menekan ancaman Covid-19 yang kini masih memprihatinkan.

“Berkaca pada kondisi pandemi Covid-19 di Kota Ambon. Pada 2 September 2020, Kota Ambon berada dalam resiko tinggi penularan Covid-19 atau kembali masuk dalam Zona Merah,” ungkap Ricard, dalam sambutanya, saat menghadiri Paripurna HUT Kota Ambon bersama DPRD secara virtual, Sabtu (5/9).

Walikota dua periode ini menjelaskan, dampak Covid-19 kini telah dirasakan. Salah satunya, pembelajaran daring disetiap sekolah sudah diterapkan. Sehingga sangat dibutuhkan teknologi komunikasi dan informasi.

“Saat ini proses belajar tatap muka diganti dengan belajar dari rumah. Baik secara online dalam jaringan internet maupun offline, luar jaringan,” tuturnya.

Ia menyadari, tingkat penguasaan juga dibutuhkan dalam pembelajaran daring. Baik Guru, dan orang tua siswa dalam penyediaan sarana prasarana untuk mendukung pendidikan jarak jauh tersebut.

“Selain didunia pendidikan, pandemi ini juga memberikan dampak secara global di Kota Ambon sendiri. Covid-19 telah berdampak bagi kondisi sosial, ekonomi, maupun pembangunan daerah secara utuh,” tandasnya. (BKA-1)

Comment