by

MBD Masih Kekurangan Tenaga Kesehatan

Ambon, BKA- Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Dony Loyra, mengaku, MBD masih kekurangan fasilitas dan tenaga kesehatan.

Akibat kekurangan itu, katanya, membuat pihaknya masih kesulitan dalam memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Jadi memang MBD masih kekurangan tenaga kesehatan. Karena itu, kita sudah upayakan, agar tenaga medis yang ada ini, kita distribusi ke semua fasilitas pelayanan yang ada, untuk membantu masyarakat dari segi kesehatan,” ungkap Loyra, Selasa (23/6).

Memang upaya itu, akuinya, belum maksimal maupun sesuai standar. Namun pihaknya tetap berusaha agar semua fasilitas kesehatan yang ada, baik Pusekesmas maupun Puskesmas Pembantu (Pustu) bisa beroperasi membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Sebenarnya di semua Puskesmas dan Pustu sudah ada tenaga kesehatannya. Walaupun, sesuai standar tenaga minimal, ada yang belum penuhi itu. Tapi setidaknya, itu sudah bisa melayani masyarakat dulu. Sambil kita berupaya untuk melengkapi sesuai dengan harapan masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk mengisi kekurangan tenaga kesehatan pada 32 Puskesmas dan 39 Pustu di Kabupaten bertajuk kalwedo ini tidak mudah. Butuh waktu serta perjuangan yang besar. Apalagi, sejumlah tenaga kesehatan yang sementara ditugaskan di sejumlah desa dan kecamatan saat ini, merupakan tenaga kesehatan yang berasal dari progra nusantara sehat dan tenaga kontrak daerah, yang masa tugas mereka bisa saja berakhir pada waktu tertentu.

“Karena itu, kita harus bersyukur. Sebab untuk saat ini, ada 108 tenaga nusantara sehat dari Kementerian Kesehatan. Yakni, 8 orang dokter umum dan 100 orang lainnya tenaga medis dari berbagai keahlian. Ada juga tenaga kontrak daerah. Tenaga ini yang kita pakai untuk mengisis kekosongan di sejumlah Puskesmas dan Pustu,” tutur Loyra.

Meskipun masih kekurangan tenaga kesehatan, namun, pelayanan kesehatan tetap berjalan di Puskesmas maupun Pustu untuk melayani masyarakat.

“Karena itu, kalau ada masyarakat yang merasa kurang, mungkin itu didasarkan atas keinginan atau harapan mereka. Sejauh ini, memang masih ada Puskesmas maupun Pustu yang belum memenuhi standar minimal tenaga kesehatan. Tapi pelayanan akan terus berjalan dan harus tetap jalan,” tandas Loyra. (LAM)

Comment