by

Menteri Edhy Prabowo Dukung Maluku Menjadi LIN

Ambon, BKA- Semangat Gubernur Maluku, Murad Ismail, untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat Maluku di Pemerintah Pusat, tidak dibatasi oleh situasi mewabahnya Corona Virus Disease 2019 atau Cobvid-19.

Salah satu konsen perjuangan Murad, yakni, mewujudkan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN).

Perjuangan Gubernur Maluku itu mendapat respon positif oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo.

Melalui suratnya ke Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo, perihal dukungan Maluku sebagai LIN tertanggal 7 April 2020, mendapat balasan.

“Alhamdulillah, surat saya untuk meminta dukungan Maluku menjadi LIN ke Menteri Kelautan dan Perikanan, sudah dibalas dan mendapat respon yang positif dari Menteri,” kata Murad, Kamis (28/5).

Menurut Gubernur, dalam RPJMN tahun 2020-2024 pada Bab III, dijelaskan, guna mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan, khususnya pada arah dan kebijakan strategis huruf (f) disebutkan bahwa, pengembangan wilayah Maluku diarahkan untuk memacu pertumbuhan dan mengembangkan potensi wilayah serta memantapkan perannya sebagai Lumbung Ikan Nasional.

“Saya minta kepada menteri agar kiranya kebijakan Maluku sebagai LIN dapat segera diimplementasikan,” ungkapnya.

Hal itu kemudian direspon oleh menteri dalamnya surat balasan per tanggal 26 Mei 2020, ditandatangani langsung oleh Menteri KKP, Edhy Prabowo, bahwa dia mengapresiasi keberpihakan yang kuat dari Pemerintah Provinsi Maluku terhadap pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Maluku.

Menteri dalam surat itu berharap, Maluku sebagai LIN tidak hanya sebagai simbol. Namun dapat menunjukkan kontribusi terhadap pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Maluku, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan devisa Negara dari sector kelautan dan perikanan.

Selain itu, dalam surat balasan tersebut juga disampaikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan akan mendukung melalui program dan anggaran, baik melalui kegiatan APBN, Dana Alokasi Khusus Kelautan dan Perikanan, maupun dana bergulir dari Badan Layanan Umum – Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan, sebagaimana amanah dalam dalam Peraturan Presiden Nomor 18 tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024.

“Dukungan lintas sektor sangat penting. Sehingga diperlukan sinergi yang kuat untuk pengembangan potensi sumberdaya kelautan dan perikanan di Maluku,” tulis Menteri Edhy Prabowo dalam surat balasannya yang dibacakan oleh Gubernur Maluku.(BKA-1)

Comment