by

Minta RSUD Secepatnya Diaktifkan Lagi

Ambon, BKA- Fraksi Gabungan Pembangunan Bangsa DPRD Maluku, menyoroti penutupan RSUD Haulussy Ambon selama 14 hari oleh tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, lantaran adanya tenaga medis yang positif terpapar virus corona.

Mereka berharap, penutupan rumah sakit tersebut tidak berlangsung lama. “Penutupan disebabkan karena petugas medis ada yang positif, pelayanan akhirnya dialihkan ke rumah sakit lain. Kami minta jangan terlalu lama ditutup. RSUD Haulussy secepatnya bisa aktifkan lagi,” ujar Ketua Fraksi Pembangunan Bangsa, Mumin Refra, kepada wartawan di Kantor DPRD, Kamis (14/5).

Operasional kembali RSUD Haulussy, katanya, sangat penting agar bisa melakukan pelayanan umum kepada masyarakat. Karena rumah sakit tersebut merupakan bagian dari rumah sakit rujukan di Provinsi Maluku, dalam menerima pasien. Sehingga kalau penutupannya terlalu lama, maka akan berdampak terhadap pelayanan kesehatan masyarakat secara umum.

Untuk itu, kata Refra, pemerintah harus mencari solusi tepat. Dengan harapan, pemerintah daerah dan tim Gugus Tugas lebih efektif lagi ditengah peningkatan kasus Covid-19 di Maluku.

“Kami apresiasi kinerja tim Gugus Tugas yang cukup baik. Tapi kami juga harapkan lebih efektif lagi. DPRD juga sudah bentuk tim Covid. Harapanya, kedua lembaga ini bisa menjalankan kewenangan secara seimbang, dan tetap fokus pada upaya penyelesaian wabah corona di Maluku,” pungkasnya.(RHM)

Comment