by

Museum Tingkatkan Minat Musik Tradisional

Ambon, BKA- Tifa, Totobuang dan Ukulele hanya beberapa dari sekian banyak alat musik tradisional yang ada di Maluku dan merupakan salah satu aset budaya. Sangat sayang bila anak tak diperkenalkan dengan alat musik tradisional ini.

Hal ini diungkapkan Kepala Museum Siwalima Ambon, Jean Ester Saiya, saat ditemui awak media, Senin (15/6).

“Akan sangat merugi, bila nantinya alat musik tradisional hanya bisa dinikmati di etalase museum. Apalagi justru anak-anak kita yang belajar memainkannya pada orang asing. Padahal sebagai aset budaya, alat musik tradisional dihargai sangat tinggi di mata dunia,” ungkap Saiya.

Dia mengatakan, museum berupaya agar alat musik tradisional ini bisa sejak dini dikenalkan bagi anak-anak.

“Selain itu, lewat kegiatan belajar alat musik tradisional bersama museum ini, dapat mengisi waktu belajar anak di tengah pandemi Covid 19 ini,” terangnya.

Belajar alat musik tradisional ini, sambungnya, bukan hanya sebatas itu saja. Tetapi anak-anak nantinya akan dibentuk dalam satu grup musik yang berkualitas, untuk memperkenalkan kekayaan tradisional yang ada di Maluku.

“Tidak hanya otodidak, tapi teori juga harus dipelajari. Sehingga bisa ada pemusik dari kota ini yang berkualiatas. Dan terpenting adalah anak-anak bisa mencintai alat musik tradisional di tengah pengaruhnya alat musik modern,” tutup Saiya. (KJH)

Comment