by

Negeri Lama Fokus Pertahankan Zona Hijau

Ambon, BKA- Setelah menyelesaikan seluruh tahapan pendataan dan realisasi bantuan Jaring Pengaman Sosial bagi masyarakat yang terdampak pandemik saat ini, kini Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penangan Covid 19 Desa Negeri Lama terus melakukan serangkaian kegiatan sosialisasi dan pencegahan guna mempertahankan kondisi wilayah mereka dari penyebaran Virus Corona 2019.

Untuk diketahui, dari data penyebaran yang dipublikasikan oleh Gugus Tugas Covid 19 Kota Ambon, Desa Negeri Lama merupakan satu-satunya Desa di Kecamatan Teluk Ambon Baguala, yang masih bebas kasus terkonfirmasi atau berstatus Zona Hijau. Negeri Lama sendiri berada bersama enam Desa/Negeri lain di Kota Ambon yang masih terbebas dari virus berbahaya tersebut.

Penjabat Kepala Pemerintahan Desa Negeri Lama, Ansyerin Horhoruw, S.STP, M.Si saat dikonfirmasi menjelaskan, sejak awal adanya kasus terkonfirmasi, yakni pasien 01 di Kota Ambon, pihaknya telah berupaya untuk melaksanakan berbagai kegiatan untuk memutus mata rantai penyebaran dan hal itu masih terus berlangsung hingga saat ini.

“Adapun rangkaian kegiatan dimaksud merupakan kesadaran yang timbul secara spontan dan mampu dilaksanakan atas keinginan besar seluruh komponen masyarakat, dimana partisipasi masyarakat terlihat jelas dengan upaya gotong royong dengan mengedepankan swadaya mandiri untuk memenuhi sarana prasarana dan anggaran operasional yang dibutuhkan,” kata Horhoruw.

Untuk melanjutkan proses yang ada, lanjutnya, Pemerintah desa juga secara cepat membentuk Gugus Tugas serta Relawan Percepatan Penanganan Covid 19 Desa dengan tujuan untuk menghimpun seluruh kekuatan yang dimiliki, dalam menajalankan tugas dan tanggungjawab pencegahan dan penanganan Covid 19 sebagai mana yang diamanatkan oleh Pemerintah pusat lewat peraturan Menteri Desa PDTT nomor 06 Tahun 2020, baik itu tentang pelaksanaan tugas maupun bentuk penggunaan anggaran. Adapun unsur Gugus Tugas dan relawan terdiri dari Tokoh Agama, Tokoh masyarakat baik sipil mapun Militer dan kalangan medis, Pimpinan RT dan RW, serta kelompok pemuda pemudi.

“ Saya mulai menjalankan tugas sebagai Penjabat di Desa Negeri Lama sejak awal Bulan Januari 2020, sehingga belum terlalu jauh melakukan tugas tanggungjawab selaku Kepala Pemrintahan. Namun Saya merasa bersyukur karena dapat dibantu langsung oleh masyarakat khususnya Perangkat pelayan Majelis Jemaat GPM yang terlibat bersama Kelompok Angkatan Muda GMP yang terlibih dahulu melakukan kegiatan pencegahan, kemudian dilanjutkan oleh para Relawan Desa, dan atas campur tangan Tuhan sajalah, Desa Negeri Lama masih terbebas dari covid 19, semoga kondisi ini terus terpelihara kedepan nanti, ” ungkap ASN berparas cantik itu, sembari memberikan apresiasi dan penghormatan kepada Relawan dan seluruh komponen masyarakat yang sementara ini dipimpinanya.

Sementara itu Sekretaris Relawan Gugus Tugas Desa, Otniel Maittimu mengatakan, dalam menjalakan tugas dimaksud, Gugus tugas beserta para Relawan cukup jelih dan optimal dalam merancang program kegiatan yang disesuaikan dengan kondisi wilayah, salah satunya membentuk Posko induk dan Pos-Pos penjagaan pada beberapa wilayah strategis yang beraktifitas memantau dan mengatur seluruh aktifitas kegiatan masyarakat Desa maupun masyarakat luar Desa untuk tetap patuh terhadap penerapan protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah.

”Sejumlah kegiatan diantaranya penyediaan sarana cuci tangan, pembuatan portal lingkungan, rutiniitas penyemprotan disenfiktan yang dibarengi dengan sosialisasi dan edukasi, hingga penyediaan jasa layanan kesehatan dasar secara gratis yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam kondisi darurat yang ditangani langsung oleh relawan dari unsur tenaga medis professional, serta melakukan kerjasama antara Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat, bahkan kami juga telah melakukan pembatasan kegiatan masyarakat yang datang dari luar daerah baik itu diarahkan untuk isolasi mandiri rumah masing-masing dan menempatkan sejumlah pelaku perjalanan lainnya pada lokasi penampungan yang layak dengan pemenuhan kebutuhan hidup selama masa karantina ,” kata Maittimu. (KJH)

Comment