by

Orangtua Diminta Kontrol Anak Gunakan Smartphone

Orangtua diingatkan untuk mengontrol anak dalam penggunaan smartphone, agar mereka tidak terdampak pengaruh negatif teknologi tersebut. Sehingga pengawasan dan bimbingan orangtua sangat diperlukan terhadap anak.

Kepala SD Negeri 67 Ambon, D. Iwamony, mengungkapkan, di masa pandemi Covid-19, pola pembelajaran yang digunakan yakni, pola Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), baik berupa daring maupun luring, karena tidak bisa dilakukan proses pembelajaran tatap muka di sekolah.

Khusus untuk pembelajaran secara daring, baik online maupun offline, perangkat yang digunakan untuk dapat mengikuti atau mengakses proses belajar mengajar tersebut adalah smartphone.

Penggunaan smartphone dalam proses belajar mengajar memiliki sisi positif, karena siswa diperkenalkan dengan teknologi. Proses pembelajaran bisa berlangsung lebih kreatif.

Namun, penggunaan smartphone bagi anak usia sekolah dasar bila tidak dikontrol dan diawasi oleh orangtua, akan dapat memberikan dampak negatif bagi mereka. Karena diusia mereka yang masih ingin bermain smartphone akan menjadi fasilitas bermain yang menyenangkan.

Selain itu, katanya, untuk usia anak sekolah dasar selalu ingin mencari tahu. Sehingga dikhawatirkan mereka menggunakan berbagai aplikasi smartphone untuk mengakses situs-situs negatif.

Berbagai hal negatif itu yang harus dihindari. Caranya, diperlukan peran aktif orangtua untuk mengawasi dan membimbing anak dalam penggunaan smartphone selama proses PJJ.

“Saya khawatir, anak-anak didik tidak menggunakan Hp android untuk belajar, melainkan untuk hal-hal yang tidak berguna, seperti bermain games atau bisa saja menonton situs-situs terlarang. Padahal yang diharapkan dari BDR ini, bukan saja soal pengetahuan dan ketrampilan, tapi yang jauh lebih penting dari itu yakni mental dan karakter anak selama berada di rumah harus tetap bertumbuh dan terbentuk dengan baik,” pungkas Iwamony, Kamis (20/18).(LAM)

 

Comment