by

PAD BPPRD Baru 15 Persen

Ambon, BKA- Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Ambon, untuk triwulan I tahun 2020 baru mencapai 15 persen.

Kepala BPPRD Kota Ambon, Roy de Fretes mengatakan, untuk triwulan I, PAD yang berhasil diraih oleh pihaknya mencapai 15 persen dari total PAD yang ditargetkan.

Menurut dia, untuk triwulan I, pihaknya dapat meraih hingga 15 persen karena saat itu Kota Ambon belum ada penyebaran Covid-19.

“Jadi untuk triwulan I itu kita dapat capai 15 persen, setelah april dia mulai turun jauh,” ungkap Roy, kepada wartawan, Selasa (9/6).

Diakuinya, target PAD BPPRD Kota Ambon sendiri untuk tahun 2020 mencapai Rp 121,8 miliar, sementara pada triwulan I baru dicapai Rp 36,32 miliar.

“Target PAD untuk BPPRD ini 121,8 miliar. Triwulan I kita punya tugas sudah capai 15 persen itu, kita sudah raih 36,32 miliar,” tuturnya.

Dikatakan, dengan adanya pandemi covid 19 di Kota Ambon, berdampak besar bagi setoran pajak yang disetorkan oleh wajib pajak kepada Pemerintah Kota. Dengan begitu, telah ada Surat Keputusan (SK) Walikota tentang pemunduran penyetoran, sehingga pajak yang harus disetor oleh wajib pajak dapat dilakukan dalam tahun ini. “Kemarin itu ada SK dari pa walikota nomor 217 tentang pemunduran penyetoran,” sebutnya.

Untuk pemunduran tersebut, tuturnya, wajib pajak dapat dibayarkan pada bulan Desember 2020 dan itu sudah merupakan kebijakan dari relaksasi pajak. “Jadi untuk pajak April, Mei, Juni di tunda di bulan Desember. Dan itu merupakan salah satu dari relaksasi pajak,” jelas dia.

Untuk relaksasi pajak tersebut dilaksanakan bagi pajak hotel, restoran, hiburan maupun pajak parkir. Sehingga pihaknya tidak dapat berbuat banyak untuk mencapai target PAD yang telah ditetapkan.

“Empat pajak itu yang kemarin sudah dibuat SK untuk pemunduran pembayaran di tahun 2020. Jadi itu dia sudah berkurang jauh jadi 4 jenis pajak tadi, berarti dia tidak setor di triwulan II itupun juga nanti lihat perkembangan lagi,” tukasnya.

Dikatakan, dengan kondisi saat ini, akan sangat berpengaruh terhadap capaian PAD. Sehingga diharapkan, pandemi Covid-19 cepat berakhir agar seluruh aktivitas pajak yang harus dibayarkan dapat berjalan normal.

“Kalau target kita hitung dengan posisi sekarang, itu target real. Cuma bisa sampai dengan 63 persen saja kalau posisi masih seperti sekarang. Ini berdampak sekali,” tutup Joy. (DHT)

Comment