by

Pangdam Minta Prajurit Siapkan Diri Sebagai Pasukan PBB

Berkunjung Ke Kabaresi

Ambon, BKA- “Menjadi pasukan perdamaian, itu bukanlah suatu hal yang mudah. Kabaresi harus mempertahankan prestasi-prestasi pasukan perdamaian terdahulu,” kata Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Agus Rohman, saat berkunjung ke Makoyonif 731/Kabaresi, Jumat (31/7) lalu.

Kunjungan ke Makoyonif 731/Kabaresi yang ada di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), yang dilakukan Mayjen TNI Agus Rohman ditengah suasana Idul Adha itu merupakan kunjungan pertamanya ke luar Kota Ambon, setelah dua hari lalu dilantik sebagai Pangdam XVI/Pattimura.

Tiba di Pelabuhan Ina Marina-Masohi sekitar Pukul 13.11 WIT, Pangdam berserta rombongan langsung dijemput oleh Danrem 151/Bny, Brigjen TNI Arnold. Aristoteles P. Ritiauw, beserta Danbrigif 27 Nusa Ina, Letkol Inf Agus Widianto, Kasi Ter Korem 151/Bny, Letkol Inf Joky Pesulima, Dandim 1502/Masohi, Letkol Inf Nunung Wahyu Nugroho, Kapolres Maluku Tengah, AKBP Hendrik Purwono, Dandenpom XVI-2 Masohi, Letkol CPM Hendri Sirait, Danyonif 731/Kabaresi, Letkol Inf I Putu Witharsana Eka, Dansatgas Yonif Raider 732/Banau, Letkol Inf. Suhendar S, Asisten 1 Setda Maluku Tengah, Wellem Istia, serta Kasi Pemeriksa Kejaksaan Negeri Masohi, Vector Mailoa.

Yonif 731/Kabaresi direncanakan akan bertugas sebagai Satgas United Nations Peacekeeping Capability Readiness System (UNPCRS) ke Lebanon, pada 2021 mendatang.

Rencana itu ditandai dengan kunjungan kerja yang dilakukan oleh Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Mayjen TNI Victor H. Simatupang, pada 23 Juli lalu, untuk mengecek kesiapan prajurit Yonif 731/Kabaresi sekaligus membuka Training of Trainers Satgas StandBy Force UNPCRS 2020, dalam rangka persiapan pelaksanaan tugas PBB ke Libanon.

Untuk itu, dihadapan seluruh Prajurit Brigif 27/Nusa Ina, Yonif 731/Kabaresi, Kodim 1502/Masohi dan Denpom Masohi, Pangdam meminta prajurit untuk menyiapkan diri untuk bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB.

“Siapkan diri dan satuan untuk berangkat tugas ke luar negeri. Tunjukan kita prajurit Indonesia selalu mencintai rakyat kita dan rakyat bangsa lain. Jangan ragu-ragu dalam bertugas. Jangan ada pelanggaran sekecil apapun, karena itu dapat merugikan diri sendiri dan keluarga, serta merusak citra satuan secara khusus dan TNI pada umumnya. Tanamkan rasa cinta dan bangga kepada satuan,” katanya.

Karena itu, lanjutnya, laksanakan kegiatan-kegiatan untuk menunjang profesionalisme keprajuritan dan pengamanan wilayah sesuai prosedur yang berlaku. “Menjadi pasukan perdamaian itu bukanlah suatu hal yang mudah. Kabaresi harus mempertahankan prestasi-prestasi pasukan perdamaian terdahulu. Selain itu, cintai dan hargai satuan tempat kalian berada dan bertugas, jaga kekompakan, bukan hanya intern, tetapi juga dengan seluruh instansi yang ada, dengan masyarakat, karena kita kuat dengan sinergitas,” pesan Pangdam.

Tidak kalah penting, dia juga menngingatkan prajurit untuk selalu mengikuti protokoler kesehatan dengan baik dan benar ditengah situasi pandemi Covid-19, seperti, selalu menjaga jarak, selalu memakai masker, rajin untuk berolahraga dan jaga imunitas tubuh.(Pendam16)

Comment