by

Pangdam Pattimura Perkuat Ketahanan Pangan

Atasi Dampak Covid

Ambon, BKA- Kodam XVI/Pattimura terus mengintensifkan koordinasi dengan jajarannya, untuk membahas peningkatan dan perkuatan ketahanan pangan.

Memang saat ini, Kodam XVI/Pattimura tengah menggencarkan program peningkatan dan perkuatan ketahanan pangan, sebagai salah satu upaya mendukung percepatan penanganan dampak Covid-19 di Provinsi Maluku.

Koorinasi dengan jajaran terus dilakukan, untuk mengetahui perkembangan program itu disetiap wilayah. Seperti video conference (vicon) yang dilakukan oleh Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Marga Taufiq, dengan sejumlah Dandim maupun Danyon, di Ruang Yudha Makodam, Jumat (10/7), pekan kemarin.

Vicon itu diawali oleh paparan singkat Aster Kasdam XVI/Pattimura, Kolonel Arm. Hendro Agus Suseno, dilanjutkan secara bergantian oleh paparan para Dandim dan Danyon, terkait program ketahanan pangan di wilayahnya.

Ada sejumlah Dandim dan Danyon yang mengikuti vicon tersebut, diantaranya, Dandim 1508/Tobelo, Danyonif RK 732/Banau, Danyonif 731/Kabaresi dan Dandim 1506/Namlea.

Usai mendengarkan paparan para Dandim dan Danyon tersebut, Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Marga Taufiq, mengatakan, selain fokus menangani penyebaran Covid-19, Kodam XVI/Pattimura juga sedang fokus menangani dampaknya, yakni, ketahanan pangan.

“Ketahanan pangan dimasa Covid-19, perlu menjadi perhatian semua pihak. Jadi selain berupaya memutus mata rantai Covid-19, kita juga harus memastikan stok pangan tetap tersedia,” katanya.

Untuk itu, Pangdam meminta jajarannya untuk lebih meningkatkan ketahanan pangan di wilayahnya, khususnya produk tanaman unggulan.

Sekretaris Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Jasmin Bajak, yang juga terlibat pada vicon tersebut, mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang menggalakkan berbagai program ketahanan pangan, seperti, menanam padi darat, jagung, perikanan ikan tawar maupun ternak unggas.

Bajak berharap, semua program tersebut mendapat dukungan Pangdam beserta jajaran. “Semua pihak harus saling membantu dan bekerjasama, termasuk dengan pihak yang memiliki lahan, seperti, korporasi pertanian. Bisa pinjam pakai lahan yang belum dimanfaatkan, untuk ditanami padi atau jagung atau lainnya. Dan kreativitas inovasi dalam meningkatkan ketahanan pangan perlu dimunculkan disetiap daerah. Jadi pada prinsipnya, Dinas Pertanian sudah siap, hanya tinggal di wilayah Maluku Barat Daya (MBD) yang masih terkendala, karena faktor jarak lokasi yang jauh,” ungkapnya.

Terkait program Dinas Pertanian Provinsi Maluku dalam meningkatkan Ketahanan Pangan dan Tanaman Pekarangan, Pangdam XVI/PAttimura bekeringinan untuk membuat Pos Komando Ketahanan Pangan sebagai kontrol penanaman untuk mem-back-up ketahanan pangan, baik dari kelurahan, kecamatan sampai tingkat desa.

Diakhir penekanannya, Pangdam mengapresiasi seluruh jajaran yang sudah melakukan kegiatan ketahanan pangan secara baik. “Tapi perlu diingat, bahwa tantangan nanti pelaksanaan ketahanan pangan ini, saat melewati musim penghujan, yaitu, ketersediaan air,” kata Pangdam.

Menutup vicon itu, Pangdam berpesan kepada seluruh prajurit untuk manfaatkan training of trainer, guna meningkatkan ketahanan pangan ditengah pandemi Covid-19.

Turut hadir pada vicon tersebut, Kasdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Gabriel Lema, Kapok Sahli Pangdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Erwansyah, Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Arnold Aristoteles P. Ritiauw dan Dandim 1504/Ambon Letkol Inf Dominggus CA Soumokil, Para asisten, Kabalak dan Dansat jajaran Kodam XVI/Pattimura.(Pendam16)

Comment