by

Pansus Covid-19, Dorong PSBB Ditunda Usai Lebaran

Ambon, BKA- Rapat perdana terkait pengawasan penanganan Covid-19 di Kota Ambon mulai dilakukan Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 DPRD Kota Ambon. Salah-satu keputusan yang ditetapkan, yakni akan mendorong Pemerintah Kota Ambon untuk menunda pemberlakuan PSBB usai lebaran Idul FItri.

Ketua Pansus Covid-19 DPRD Kota Ambon, Johny Wattimena menegaskan, fungsi pengawasan Pansus Covid-19 yang telah dibentuk sesuai SK, untuk mengawasi seluruh penanganan corona virus disease (Covid-19) di Kota Ambon.

Dan salah satu keputusan yang dihasilkan, yakni mendorong Pemerintah Kota Ambon lewat Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19, agar menunda pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) usai lebaran Idul Fitri, jika seandainya disetujui oleh Pemerintah Pusat dalam waktu dekat ini.

Pasalnya, masyarakat Muslim di kota Ambon akan menghadapi perayaan Idul Fitri, sehingga tidak membatasi masyarakat dalam melakukan kesiapan-kesiapan menyambut hari besar keagamaan.

“Pansus tetap dorong agar PSBB harus ditunda usai lebaran. Karena ini kan masyarakat Muslim kita di Kota Ambon mau melaksanakan Idul Fitri. Jadi harus ditunda usai lebaran, agar kesiapan lakukan PSBB lebih matang,” tandas Wattimena, kepada wartawan usai rapat pansus, di Balai Rakyat DPRD Ambon, Jumat (15/5).

Politisi Gerindra ini mengaku, Pansus Covid-19 akan bertugas selama tiga bulan sesuai SK. Dan nantinya akan ada rekomendasi-rekomendasi yang disampaikan kepada pimpinan DPRD dalam pengawasan yang dilakukan terhadap penanganan pandemi Covid-19 di kota Ambon.

“Seluruh yang berkaitan dengan Covid, akan kita awasi, termasuk pemberlakuan SPBB yang akan diusulkan. Pembentukan Pansus ini bukan untuk mencari-car kesalahan tetapi akan melakukan pengawasan sesuai aturan yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Menurutnya, dari hasil rapat yang dilakukan telah menetapkan sejumlah agenda. Diantaranya akan melakukan rapat dengan mengundang seluruh Tim Gugus Tugas Kota Ambon untuk membahas seluruh penanganan Covid-19.

“Kita akan minta data dari Gugus Tugas kemudian lakukan pertemuan dengan mereka, mungkin via teleconferens atau zoom. Karena kita juga akan berupaya untuk bersama-sama Pemerintah Kota dalam memutus mata rantai Covid 19. Termasuk data penerima bansos akan kita kaji dengan pemberlakuan PSBB nanti. Dan pansus kewenangannya untuk melakukan tugas pengawasan terhadap seluruh kerja pemerintah yang berkaitan dengan penanganan Covid-19,” pungkas Wattimena. (UPE)

Comment