by

Pansus Tinjau Lokasi Karantina

Ambon, BKA- Usai melakukan rapat internal, Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 DPRD Kota Ambon melakukan tinjauan ke beberapa lokasi karantina pasien Covid-19 di kota Ambon. Dari hasil tinjauan itu, Pansus akan mempertanyakan seluruh penggunaan anggaran penanganan pasien tersebut.

Ketua Pansus Covid-19 DPRD Kota Ambon, Johny Wattimena mengaku, hanya beberapa lokasi karantina yang ditinjau sebagai sampel. Diantaranya, Balai Diklat Pertanian di kawasan desa Waiheru, kecamatan Baguala dan hotel Every Bright.

“Sesuai kesepakatan dari rapat internal, pagi tadi (kemarin) Pansus lakukan on the spot ke Balai Diklat Pertanian dan hotel Every Bright. Ternyata jumlah pasien yang sementara di rawat di Balai Diklat itu ada 16 pasien, dan di hotel Every Bright itu ada 27 pasien,” ungkap Wattimena, kepada wartawan di Balai Rakyat DPRD Ambon, Senin (3/8).

Dari tinjauan yang dilakukan, kata dia, Pansus juga lakukan pengecekan terhadap kondisi para pasien yang sementara dikarantina oleh para petugas kesehatan. Sekaligus meminta penjelasan terkait proses pelayanan kesehatan sesuai protap yang dilakukan terhadap para pasien tersebut.
“Memang lokas-lokasi itu dibagi sangat baik, karena ada batas antara pasien dan petugas. Baik petugas kesehatan maupun koordinator dan sift atau orang yang menjaga selama 24 jam,” ujarnya.

Politisi Gerindra ini berharap, proses pelayanan yang dilakukan benar-benar sesuai protap. Sehingga seluruh pasien dapat terawatt dengan baik. Dan proses pengawasan yang dimiliki Pansus terhadap penanganan Covid-19, akan terus dilakukan untuk memastikan seluruh pelayanan dilakukan sesuai protokol kesehatan.

Dan dari hasil tinjauan tersebut, Pansus nantinya melakukan rapat internal untuk memanggil tim Gugus Tugas (Gustu) Penanganan dan Percepatan Covid-19 kota Ambon untuk mempertanyakan penggunaan anggaran yang dikucurkan untuk pelayanan pasien Covid-19.

Mulai dari pasien awal hingga saat ini. Sehingga dari hasil tersebut Pansus akan kembali mengevaluasi penggunaan anggaran Covid-19 untuk operasional dan Jaring Pengaman Sosial (JPS).

“Kita harapkan agar seluruh pasien yang dilayani ini cepat sembuh dan sesuai harus benar-benar sesuai prokotol kesehatan. Besok (hari ini) kita akan internal dan kembali mengecek lagi berapa anggaran yang sudah digunakan,” pungkas Wattimena.

Wakil Ketua Pansus Covid-19 DPRD Kota Ambon, Zeth Pormes menambahkan, hingga kemarin Pansus belum mengetahui secara pasti berapa anggaran Covid-19 yang telah digunakan hingga akhir PSBB transisi tahap I.

Sehingga pada rapat lanjutan nantinya akan dipertanyakan kembali kepada Tim Gustu terkait penggunaan anggaran Covid-19.

“Sesuai hasil rapat Pansus dengan Gustu beberapa pekan lalu, itu anggaran penanganan Covid-19 sudah mencapai Rp 22,4 miliar. Itu sebelum masuk PSBB transisi. Tapi akan kita pertanyakan nanti berapa keseluruhan anggaran yang telah digunakan hingga PSBB transisi tahap I kemarin. Semunya akan kita minta penjelasan nanti,” tutup Politisi Golkar ini. (UPE)

Comment