by

Pedagang Mardika Direlokasi Usai PSBB

Ambon, BKA- Rencana relokasi terhadap ribuan pedagang pasar Mardika, kembali ditunda hingga selesai pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). PSBB sendiri hari ini akan diterapkan, dan berlaku selama 14 hari kedepan.

Relokasi pedagang Mardika ini, telah direncanakan jauh hari oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon untuk dilakukan dalam pekan ini, setelah para pedagang selesai melakukan pengundian guna menempati lapak sementara.

Kepala Disperindag Kota Ambon, Piet Leuwol mengatakan, awal perencanaan relokasi Pasar Mardika harusnya dilakukan pada pekan kemarin. Namun dengan adanya pemberlakuan PSBB selama 14 hari, maka rencana relokasi tersebut kembali ditunda.

Menurut dia, pihaknya tetap menunggu instruksi lanjutan dari Walikota Ambon untuk melanjutkan rencana relokasi dimaksud. Dimana para pedagang nantinya akan direlokasi pada tiga lokasi pasar sementara yang telah disediakan oleh Pemerintah Kota, diantaranya Pasar Apung Mardika, Oleh-Oleh Tantui, dan Transit Passo.

“Rencananya itu minggu kemarin. Tapi karena adanya pemberlakuan PSBB, sehingga ditunda. Dan tiga pasar itu sudah siap dengan lokasi yang berbeda-beda. Rencana relokasi tidak dilakukan secara serentak, akan di mulai untuk sembako dulu karena banyak,” tutur Leuwol, kepada wartawan, Sabtu (21/6).

Dia mengaku, hingga saat ini proses pengundian yang dilakukan telah selesai dan seluruh pedagang telah memperoleh nomor lapak. Tetapi, para pedagang tetap harus menunggu hingga usai PSBB baru dapat direlokasi ke pasar yang telah ditentukan.

Untuk pengundian sendiri, sebut dia, pihaknya terbagi dalam 3 tim diantaranya Disperindag, Satpol PP Kota Ambon dan pihak kepolisian. “Kita sudah bagi 3 tim jadi tim itu Indag, Pol Pp, dan Kepolisian. Jadi semua transparansi,” imbuhnya.

Untuk relokasi sendiri, kemungkinan besar tidak akan dilakukan serentak karena melihat jumlah pedagang yang banyak di Pasar Mardika. Dengan begitu, pihaknya akan memindahkan terlebih dahulu para pedagang yang menjual sembako ke pasar Transit Passo.

“Jadi kita bertahap, nanti kita atur jadwalnya. Jadi nanti sembako. Kalau memang kita jadi relokasi Senin atau Selasa depan, itu sembako nanti di Passo,” beber dia.

Leuwol menambahkan, jumlah kios yang disediakan tidak mencukupi untuk seluruh pedagang yang ada. Tetapi pedagang yang ada akan disesuaikan dengan kondisi lapangan pada pasar yang telah di sediakan. Relokasi pedagang dilakukan, karena pasar Mardika akan direvitalisasi untuk dijadikan pasar baru berlantai 5.

“Jadi kemungkinan tidak cukup, tapi kita prioritaskan untuk pedagang yang sudah punya kios. Kalau pedagang yang punya lapak itu kita sesuaikan dengan kondisi disana,” tutup dia. (DHT)

Comment