by

Pelaksanaan KBM, Sekolah Tunggu Instruksi Dinas

Ambon, BAK- Untuk memulai pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di tahun ajaran 2020/2021, pihak sekolah tingkat SD hanya menunggu intruksi Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon lewat Dinas Pendidikan (Disdik).

Berdasarkan peraturan Pemerintah Pusat (Pempus), proses KBM tahun akademik 2020/2021, sebenarnya sudah harus dilaksanakan pada 13 Juli lalu. Namun karena bertepatan dengan PSSB tahap II di Kota Ambon, membuat proses KBM belum bisa dilaksanakan saat itu.

“Sejak tanggal 13 Juli kemarin, memang KBM belum jalan. Tapi sekolah sudah dibuka untuk guru persiapan materi pelajaran. Karena itu, kita sudah siap. Jadi kalau proses belajar mau jalan, kita siap. Tinggal tunggu arahan dari bapak Kadis saja,” ungkap Kepala SD Negeri 93 Ambon, Ratna Rumatiga, Minggu (19/7).

Menurutnya, ditengah pandemi saat ini, sekolah tidak bisa mengambil kebijakan. Jadi sepanjang belum ada instruksi dari dinas, tentu KBM belum bisa dilakukan.

Meskipun PSBB tahap II sudah berakhir hari ini (kemarin), rencananya masih akan dilanjutkan dengan PSBB transisi. Sehingga harus ada intruksi, baru KBM dapat dilaksanakan.

“Karena kalau para guru sudah siap, tapi belum ada instruksi, pastinya KBM tidak bisa dilakukan. Jadi kita tinggal menunggu saja. Mudah-mudahan, dengan adanya PSBB ini, dapat membantu Kota Ambon keluar dari penyebaran virus yang ada. Supaya kita kembali belajar di sekolah,” ungkapnya.

Sesuai arahan Disdik Kota Ambon, sepanjang masih ada penyebaran virus, maka KBM akan tetap dilakukan secara jarak jauh atau Daring dan Luring. Tapi dilain sisi, orangtua justru terus mengeluh dengan pola pembelajaran secara online itu. Karena mereka terkendala dengan fasilitas pembelajaran, seperti HP android serta akses internet.

“Ini membuat orangtua mengeluh. Menurut mereka, untuk makan setiap hari saja sulit, apalagi mau mengurus pulsa data atau beli HP android. Itu membuat kita tidak mugkin paksakan mereka. Kita juga tidak mungkin lakukan belajar tatap muka. Karena itu, kita sudah ambil kebijakan untuk belajar online tetap jalan, dengan pengaturan, siswa yang berdekatan bisa belajar sama-sama, dan itu dipantau oleh masing-masing guru kelas. Jadi, kalau pada saatnya kita buka KBM, proses KBM akan jalan seperti itu. Intinya, kita sudah siap. Tinggal tunggu instruksi dinas saja,” tandas Rumatiga. (LAM)

Comment