by

Pemakai Sabu Terancam 7 Tahun Penjara

Ambon, BKA- Hanafia alias Capung, warga jalan Mancini Gusung Makasar USW,bermukim di Jalan Jenderal Sudirma,n Batu Merah Atas, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon terancam tujuh tahun penjara oleh jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ambon karena melakukan tindak pidana penyalahgunaan Narkotika jenis sabu-sabu, dalam sidang yang berlangsung, Selasa (2/6).

Pria 36 Tahun ini diancam bersalah melanggar pasal 112 Ayat (1), UU RI. Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Serta denda Rp.800 juta subsider enam bulan kurungan.

“Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika , serta meminta kepada majelis hakim agar memvonis terdakwa dengan pidana penjara selama tujuh tahun, dipotong masa tahanan,” ungkap JPU,Secretchil E. Pentury dalam berkas tuntutan yang dibacakan dalam sidang online, yang dipimpin ketua majelis hakim, Feliks R. Wuisan dibantu Jenny Tulak dan Cristina Tetelepta selaku hakim anggota, sedangkan terdakwa didampingi kuasa hukumnya, Penny Tupan.

Pertimbangan yang meringankan, didalam persidangan terdakwa berlaku sopan, sedangkan yang memberatkan, perbuatan terdakwa melanggar UU yang berlaku.

JPU dalam berkas dakwaannya menguraikan, tindak pidana yang dilakukan terdakwa terjadi 17 November 2019, sekitar pukul 18.00 WIT, tepatnya di jalan Gunung Melintang, Kelurahan Hatiwe Kecil, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Awalnya, anggota polisi dari Dit Resnarkoba mendapat informasi dari informan kalau ada terjadi beredaran narkotika yang dilakukan terdakwa di TKP.

Tidak menunggu lama, setelah mengantongi ciri-ciri terdakwa, anggota yang terdiri lebih dari satu orang itu mendatangi tempat tinggal terdakwa, kemudian mendapat informasi lanjut kalau terdakwa sedang menuju Jalan Gunung Melintang membawa narkotika jenis sabu.

Selanjutnya anggota menuju TKP guna untuk menggerebek terdakwa. Saat itu, anggota berhasil menyita satu paket sabu-sabu yang dikemas menggunakan plastik klem bening yang dibungkus dengan Grenjeng/Alumanium Foil dan dimasukan didalam pembungkus rokok Sampoerna Evolution warna Merah.

Tidak hanya disitu, anggota pun menggiring terdakwa ke tempat tinggalnya untuk menggeledah kamar terdakwa, disitu mereka menemukan alat penghisap sabu,dua buah korek api, serta sumbu yang terbuat dari alumaniumFoil Rokok. Kemudian anggota membekuk terdakwa ke kantor Ditresnarkoba Polda Maluku untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Setelah mendengarkan tuntutan JPU. Hakim menunda sidang hingga Rabu (3/6) hari ini dengan agenda pledoi dari kuasa hukum terdakwa. (SAD)

Comment