by

Pembagian Masker Dirasa Cukup

Ambon, BKA- Program pembagian masker yang dilakukan berbagai elemen kepada masyarakat, dinilai sudah cukup maksimal oleh Pemerintah Kota Ambon.

Hal ini disampaikan Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler, saat ditemui wartawan, Selasa (15/9). Menurutnya, yang terpenting saat ini untuk dilakukan yaitu meningkatkan disiplin masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan.

“Yang rapat dengan Forkopimda kemarim itu, saya bilang tidak boleh lagi ada pembagian masker. Dalam pembagian masker sudah cukup maksimal. Dari Pemkot, dari Pemprov, dari TNI dan Polri, dari berbagai ASN, lembaga organisasi, mahasiswa, setiap saat membagikan masker di jalan-jalan maupun di pasar-pasar. Hari ini, cukup kita bagikan masker,” tandas Syarif, saat berikan sambutan pada apel bersama pegawai Pemkot Ambon, di Balai Kota, Selasa (15/9).

Politisi PPP ini menilai, Pemerintah Kota Ambon akan mengambil langkah penindakan bagi masyarakat yang tidak taat dengan aturan protokol kesehatan. Tetapi tidak memakai cara represif ketika menegakkan aturan.

“Kita harus masuk pada tindakan, tetapi tindakan dan sanksi yang kita lakukan dengan cara-cara yang elegan, yang santun. Kita keras, tapi jangan kasar. Baik bahasa maupun tindakan, sanksi harus kita tegakan. Karena tidak ada cara lain yang harus kita lakukan, kecuali sanksi untuk menjadi efek jera bagi mereka yang tidak mau mengikuti protokol kesehatan. Dan menganggap remeh bahwa Covid ini tidak ada,” tegasnya.

Selain itu, dalam penindakan yang dilakukan pihaknya, Senin kemarin sudah mulai cukup baik. Namun, ada petugas yang sedikit kasar. Dan hal tersebut menurut mantan anggota DPRD Maluku ini, tidak perlu untuk diikuti.

“Di PSBB tahap 5 dengan titik berat pada tindakan dan sanksi ini, kemarin saya lihat operasinya sudah bagus. Tindakan sudah mulai dilakukan didampingi dan di back-up penuh oleh TNI dan Polri. Tapi saya dengar informasi dan pemantauan yang saya dapat, petugas sipil kita yang justru lebih tegas dan cenderung kasar. Ini jangan,” pesannya.

Syarif juga meminta, agar memberikan kesadaran kepada masyarakat yang menilai Covid-19 tidak ada, dengan sebuah penindakan. Tetapi kekasaran tidak diizinkan.
“Tugas kita ialah menyadarkan mereka. Bagi yang tidak sadar, segera ditindak. Bapak-Ibu dan sodara sekalian, saya cukupkan disini. Selamat bertugas, ingat sekali lagi, bertindak keras tapi jangan kasar. Saya kira itu saja yang saya sampaikan dikesempatan pagi ini,” tutup dia. (BKA-1)

Comment