by

Pembayaran PBB Tetap Dilayani

Ambon, BKA- Meski dilanda pandemi Covid-19 hingga adanya pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) melalui Perwali nomor 16 tahun 2020, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Pemkot Ambon tetap melakukan pelayanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Kepala BPPRD Kota Ambon, Roy de Fretes mengaku, hingga saat ini pembayaran PBB tetap dilayani oleh petugas yang ada. Sebab, pembayaran PBB juga merupakan salah satu pemasukan untuk pajak asli daerah (PAD) melalui pihaknya, sehingga harus tetap terlayani.

Roy mengaku, saat masyarakat takut datang ke Kantor Balai Kota untuk melakukan pembayaran PBB, maka dapat pergi ke kantor Pos. Sehingga pelayanan tidak tertumpuk dalam satu lokasi, guna menjaga dan bersama memutus mata rantai Covid-19. “PBB pelayanan tetap jalan, bisa bayar juga di kantor pos,” terang Roy, saat dihubungi koran ini, Sabtu (13/6).

Dututurkan, walaupun pembayaran PBB tetap dilakukan tetapi ada kelonggaran yang diberikan oleh Pemerintah Kota terkait pajak tersebut.

Mengingat, akan ada Surat Keputusan dari Walikota Ambon untuk memundurkan tanggal jatuh tempo dari pembayaran pajak tersebut. “Jadi nanti SK ada, untuk kasih mundur tanggal jatuh tempo saja,” beber dia.

Sementara untuk pajak dimaksud, tambahnya, tidak akan ada denda yang diberlakukan oleh pemerintah. Karena sudah masuk dalam relaksasi pajak yang tidak memberatkan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 saat ini. “Tidak ada denda. Karena bagian dari relaksasi pajak,” tandasnya.

Dengan begitu, saat ini pihaknya hanya mengharapkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak tersebut. Karena untuk PBB pihaknya tidak lagi menagih seperti tahun sebelumnya.

Dikarenakan demi menghindari kontak dengan masyarakat banyak di tengah pandemi Covid-19. Mengingat Ambon saat ini sudah masuk zona merah dan dalam proses menuju PSBB dengan jumlah pasien positif yang terus bertambah. “Tapi tergantung masyarakat mau datang bayar atau tidak. Kita juga tidak turun untuk tagih,” terangnya. (DHT)

Comment