by

Pembelajaran Daring Jadi Problem

Ambonb, BAK- Pembelajaran lewat daring atau secara online, saat ini menjadi problem saat murid dan orang tua tidak memiliki smarphone atau fasilitas untuk mengikuti pembelajaran via online tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Fahmy Salatalohy mengaku, dengan adanya pandemi covid 19 yang mewabah di Kota Ambon, pembelajaran secara tatap muka di sekolah belum dapat dilaksanakan. Dikarenakan Pemerintah kota masih khawatir dengan adanya perkumpulan di sekolah, terutama bagi anak-anak karena dapat memperbesar penularan covid 19.

Dengan begitu siswa atau murid, dilarang untuk masuk sekolah dan melakukan pembelajaran secara tatap muka, lantaran Pemerintah Kota telah mengambil kebijakan untuk adanya pembelajaran melalui media online dengan menggunakan android.

Akan tetapi dengan kondisi ekonomi yang rentan, banyak masyarakat selaku orang tua siswa yang tidak memiliki Hp android maupun jauh dari jangkauan internet, justru keberatan terkait hal ini.

“Kalau offline ini yang agak repot, karena kita harus pahami betul kondisi anak-anak dengan orang tua yang ekonomi rentan,” terang Fahmy, kepada wartawan, Jumat (24/7).

Ia mencontohkan, satu keluarga yang hanya memiliki satu Android tetapi ada 3 anak yang bersekolah pada jenjang yang berbeda, justru akan lebih kesulitan saat jam pelajarannya bersamaan. Untuk itu, Pemerintah Kota melalui Dinas Pendidikan mengambil kebijakan untuk adanya tatap muka yang dilakukan oleh guru, dengan menjangkau murid secara langsung.

Hal ini dilakukan untuk membantu murid tetap mendapatkan pelajaran yang sesuai, agar tidak ketinggalan di saat pandemi covid 19.

“Tidak harus online juga sih, tapi saya kira jarak jauh tetap diberlakukan. Oleh karena itu, kita pakai cara-cara yang guru bisa menjangkau murid. Misalnya guru datang ke rumah untuk belajar, tetapi yang online yang punya android tetap laksanakan,” pungkas Fahmy. (DHT).

Comment