by

Pembeli Hewan Kurban Sepi

Ambon, BKA- Penjualan hewan kurban, terutama sapi, selama pademi Covid-19, terkesan sepi. Hal itu diakui oleh salah sau pedagang hewan kurban, Daeng Cupang, di kawasan Tanah Rata, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Kondisi tersebut, katanya, jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kalau dua pekan jelang Idul Adha atau Hari Raya Kurban, sudah banyak pemesan atau pembeli, terutama oleh pihak sekolah, yayasan, perkantoran dan warga.

“Biasanya, dua minggu sebelum Idul Adha, sudah banyak yang pesan. Tapi selama saya buka, belum ada yang pesan,” katanya, Minggu (20/7).

Sepinya pembeli hewan kurban, terangnya, tidak terlepas dari kondisi ekonomi masyarakat ditengah pandemi Covid-19 saat ini.

Hal tersebut, lanjutnya, memang sudah diprediksi sebelumnya. Sehingga Daeng Cupang pun sudah mengantisipasinya dengan melakukan pengurangan stok hewan kurban yang dijual.

“Kalau sebelum Covid-19, saya bisa menjual antara 80 sampai 90 ekor sapi. Tapi tahun ini, saya mengurangi, karena saya khawatir tidak habis terjual,” kata pria asal Sulawesi Selatan itu.

Ungkapnya, harga satu ekor sapi yang dijualnya berkisar Rp 7,5 juta hingga Rp 10 juta. Itu tergantung besar atau kecil maupun kwalitas sapi.

Stok sapi yang dia jual ini berasal dari Seram, Namlea dan sejumlah daerah lainnya. “Bagi pembeli, silahkan datang pesan sapi dan bisa dititipkan dulu disini,” tandasnya.(RHM)

Comment