by

Pemilik 34 Sabu Terancam 11 Tahun Bui

Ambon, BKA- Ari Wibowo Udi alias Ari, Selasa (16/6) kemarin, dipersidangan di Pengadilan Negeri Ambon yang digelar melalui Video Teleconference, terancam penjara selama 11 Tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ambon, karena melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu- sabu.

Didalam amar tuntutan JPU, Secretchil E. Pentury, Pria 35 Tahun, warga Gang Diponegoro Kelurahan Urimessing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon ini terbukti melanggar pasal112 ayat (2) UU RI.nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Sidang penuntutan tersebut dipimpin ketua majelis hakim, Lucky R. Kalalo Cs, sedangkan terdakwa didampingi kuasa hukumnya, Franky Tutupary.

Selain pidana badan, terdakwa yang memiliki 34 paket sabu-sabu ini juga dibebankan membayar denda sebesar Rp.1 miliar subsider enam bulan kurungan.

JPU dalam berkas tuntutannya menjelaskan, tindak pidana yang dilakukan terdakwa terjadi Kamis 14 November 2019, sekitar pukul 15.30 WIT.

Awalnya petugas Dit Resnarkoba Polda Maluku mendapat informasi dari informan kalau sering terjadi transaksi narkoba yang dilakukan terdakwa di daerah Kebun Cengkeh.

Dari situ, saksi M.Kurnadi H. Ombi, sekitar pukul 15.30 WIT bersama rekan-rekan petugas ingin melakukan pengecekan terhadap informasi tersebut sekaligus menangkap terdakwa.

Sampai di TKP, tepatnya di SMP 14 Jalan Raya Kebun Cengkeh, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, saksi melihat terdakwa sedang berdiri dengan gelagat mencurigakan.

Ketiga orang saksi tersebut kemudian menghampiri terdakwa, saat itu saksi melihat kalau terdakwa sedang memegang satu dos bungkus rokok Gudang Garam sembari membuangnya di bawah kaki terdakwa. Saksi kemudian memperlihatkan surat perintah penangkapan dan meminta agar terdakwa mengambil dos rokok itu kembali. Pada saat diperiksa ternyata itu adalah narkotika sebesar satu paket.

Ketika dilakukan interogasi lanjut, terdakwa mengakui kalau masih menyimpang narkotika di rumahnya, di Ahuru, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Petugas kemudian menggiring terdakwa ke kediamannya dan melakukan penggeledahan di rumah terdakwa. Dan ternyata ditemukan ada sekitar 33 paket sabu-sabu yang disimpang terdakwa.

Setelah itu, petugas kemudian membekuk terdakwa bersama barang buktinya itu ke kantor Dit Resnarkoba Polda Maluku untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. (SAD)

Comment