by

Pemilik Sabu Diganjar 5 Tahun Penjara

Ambon, BKA- Majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon akhirnya menghukum Sukirman Wally Alias Udel (30), terdakwa kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu, dengan pidana penjara selama lima (5) Tahun dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Ambon, Kamis (27/8).

Pria yang bermukim di Lorong Tahu, Kawasan Mardika, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon ini, selain dipenjara 5 Tahun, dia juga dibebankan membayar denda Rp. 800 juta, subsider dua Tahun penjara.
“Menyatakan terdakwa terbukti bersalah, melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika, sebagaimana diatur dalam pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” ungkap Ketua Majelis hakim, Lucky R. Kalalo didampingi dua hakim anggota, dalam amar putusannya.

Terhadap putusan majelis hakim, diketahui lebih ringan daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ambon yang sebelumnya menuntut terdakwa untuk dipenjara selama 8 Tahun penjara di kurangi selama terdakwa berada dalam tahanan.

JPU Fitria Tuahuns juga menuntut terdakwa supaya membayar denda Rp.800 juta subsider dua tahun penjara.

Dalam dakwaan JPU menguraikan penangkapan ini terjadi Rabu 26 Februari 2020 sekitar pukul 12:00 Wit di depun halaman Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Ambon.

Berawal dari saksi Ahmad Matukessy yang menerima informasi kalau terdakwa ada memiliki Sabu. Kemudian saksi minta tolong CEPU untuk membeli sabu-sabu dari terdakwa.

Saat bertemu dengan cepu mereka meyerahkan uang sebesar Rp. 1.300 kepada CEPU.

Selanjutnya, CEPU pergi ke depan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas Ambon dan menyerahkan uang tersebut kepada terdakwa, sambil para saksi memantau aktivitas transaksi barang terlarang itu.

Setelah Cepu bemberi uang kepada tendakwa. Terdakwa masuk ke dalam Rumah Tahanan dan tidak lama dia kembali. Terdakwa ke depan Rutan dan dirinya bertemu dengan seseorang.

Kemudian terdakwa datang menuju ke arah Cepu dan pada saat itu terdakwa sempat membuang sesuatu ke tanah dan saksi yang merupakan petugas Satresnarkoba Polresta itu langsung melakukan penggerebekan terhadap terdakwa.

Petugas kemudian meminta terdakwa untuk mengangkat barang yang sempat dibuang oleh terdakwa dan ternyata barang tersebut adalah satu paket sabu-sabu.

Selanjutnya terdakwa bersama barang buktinya diamanakan ke kantor Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Terhadap putusan majelis hakim, Penasehat Hukum terdakwa, Peny Tupan dan JPU menyatakan menerima. (SAD)

 

Comment