by

Pemilik Tiga Paket Sabu Naik Kursi Pesakitan

Ambon, BKA- Muhammad Iskandar Lestaluhu, pemuda yang ditangkap sedang memiliki tiga paket narkoba jenis sabu-sabu, harus diseret ke kursi pesakitan Pengadilan Negeri Ambon, karena melakukan tindak pidana tanpa hak melawan hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Pemuda 27 Tahun warga Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) ini diadili ketua majelis hakim Jenny Tulak dibantu Feliks R. Wuisan dan Essau Yerisitouw selaku hakim anggota, sedangkan terdakwa didampingi kuasa hukumnya Alfred Tutupary dalam sidang, Rabu (15/7).

Sidang yang dibuka dengan mendengarkan dakwaan JPU, Kejari Ambon, Sania Pentury ini menjelaskan, tindak pidana yang dilakukan terdakwa terjadi pada 7 Februari 2020 sekitar pukul 16.00 WIT, tepatnya di pelabuhan Speedboat Tulehu, Kecamatan Salahutu.

Awalnya petugas dari Ditresnarkoba Polda Maluku mendapat informasi dari informan kalau di TKP, kerap terjadi peredaran narkotika.

Mendapat informasi itu, petugas yang di pimpin M. Hurnadi Ombi, bersama Andre Mauruhu, dan Fikri Firmansyah, melakukan penyelidikan, mereka menuju pelabuhan Speedboat Tulehu.

Tidak berselang lama, terpantau Speedboat yang ditumpangi terdakwa dan beberapa saksi dari Desa Kailolo menuju Kota Ambon di Pelabuhan Speedboat Tulehu.

Selanjutnya, para saksi melihat terdakwa turun dari Speedbooat kemudian menuju mobil yang sedang terparkir. Petugas kemudian mendatangi mobil terdakwa dan melakukan pemeriksaan, disitu mereka menemukan narkoba jenis sabu sebanyak tiga paket yang disimpan terdakwa.
Saat diinterogasi lanjut, terdakwa mengakui mendapat narkoba itu dari rekannya di Desa Kailolo.

Atas pengakuan terdakwa, petugas kemudian menggiring terdakwa bersama barang buktinya ke kantor Dir Narkoba Polda Maluku untuk diproses hukum yang berlaku.

“Terdakwa didakwa melanggar pasal 112 ayat (1) Undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” tandas JPU.

Usai mendengarkan dakwaan JPU, hakim menunda sidang hingga pekan depan untuk agenda pemeriksaan saksi-saksi fakta. (SAD)

Comment