by

Pemkab Bursel Buka Aksi Peduli Pendidikan

Ambon, BKA- Asisten I Bidang Pemeritahan Setda Buru Selatan (Bursel), Alfarizi Soumokil, membuka Aksi Peduli Pendidikan, yang berlangsung di Aula Kantor Bupati, Selasa (12/01).

Pada kesempatan itu, Alfarisi mengungkapkan, pendidikan sangat berperan penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dan kompetitif.

Sehingga lewat gerakan Gerakan Sayang Maluku dengan tema “Mengabdi Untuk Menginspirasi Negeri”, barisan inspirator pendidikan akan berbagi ilmu serta berbaur dengan masyarakat di Kecamatan Namrole dan Waisama.

Hal tersebut dilakukan, agar penyelenggaraan pendidikan di kedua kecamatan itu berlangsung layak, sesuai amanat UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistim pendidikan nasional. Bahwa penyelenggaraan pendidikan wajib memegang prinsip, pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan, serta tidak diskriminatif, dengan menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai budaya dan nilai kemajemukan bangsa.

“Di kabupaten Buru Selatan, khususnya di desa-desa, masih minim pelayanan pendidikan. Sehingga membutuhkan perhatian serta fasilitas yang baik,” jelas Alfarisi, saat membacakan sambutan tertulis Bupati Bursel, Tagop Sudarsono Soulisa.

Untuk itu, dia berharap, aksi tersebut dapat membantu masyarakat, terutama anak-anak di pelosok-pelosok pedesaan dan dusun terpencil, untuk dapat mengenyam pendidikan yang benar-benar layak.

Pada gerakan Aksi Peduli Pendidikan itu, melibatkan relawan sejumlah mahasiswa berbagai kampus ternama di Indonesia. “Kepada relawan, Bupati berpesan agar terus berkarya, meningkatkan pengetahuan serta wawasan untuk membantu bangsa dan daerah,” tandas Alfarisi.

Sebelumnya, Ketua GSM Maluku, Yani Salampessy, menuturkan, komunitas mahasiswa di Kota Ambon memiliki kegelisahan tentang permasalahan pendidikan di Maluku, sehingga membentuk komunitas dengan komitmen ikut mengabdi bagi negeri ini sejak tahun 2015.

Sebagai salah satu pimpinan partai politik, dia mengatakan, gerakan tersebut tidak diboncengi unsur politik. Apalagi gerakan ini turut dibantu oleh TNI dan Polri. “Gerakan kita dibantu oleh TNI dan Polri,” pungkasnya.(RHM)

Comment