by

Pemkot Antisipasi Terminal Bayangan

Ambon, BKA- Walikota Ambon, Rihard Louhenapessy menegaskan, waktu operasional yang diperpanjang selama penerapan PSBB, dilakukan untuk meminimalisir munculnya terminal bayangan. Yakni mulai dari pukul 05.30 hingga 18.00 WIT.

Disebutkan, perpanjang waktu operasional pasar Mardika bukannya lantaran ada tekanan dari berbagai pihak. Namun hal tersebut dilandasi dengan berbagai pertimbangan. Sebab jika terminal di tutup lebih awak, justru akan banyak terminal bayangan yang dimunculkan para supir angkot di berbagau pinggiran jalan.

“Pasar sudah kita pertimbangkan untuk bukan tutup jam 4, tapi jam 6 sore ditutup. Bukan karena pertimbangan tekanan-tekanan. Ini merupakan kajian realistis berdasarkan analisa transportasi. Karena kalau sudah tutup jam 4, itu masalah yang dihadapi mobil tidak masuk di terminal dan akan timbul terminal bayangan,” beber Louhenapessy, kepada wartawan di Ambon, Jumat (26/6).

Sehingga dengan waktu operasional bagi para pedagang dan yang lainnya di perpanjang, untuk membatasi pergerakan orang saat PSBB. “Ditutup jam 6 supaya orang berkurang, karena adanya PSBB,” ujar dia.

Dituturkan, tujuan dari diperpanjang waktu operasional hingga jam 6 sore, juga berdasarkan pengalaman saat penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) sesuai Perwali nomor 16 tahun 2020 yang telah diberlakukan sebelumnya.

“Sehingga tidak ada lagi terminal bayangan, itu sebetulnya. Oleh karena itu pengalaman kita melaksanakan PKM,”katanya.

Dengan begitu, seluruh aktivitas yang ada di terminal maupun pasar dapat sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Pasalnya, saat ini pemerintah kota telah memberikan sanksi kepada masyarakat yang melanggar peraturan yang ada.

Selain itu, dengan ditutupnya operasional pada jam 6 sore, secara otomatis membuat aktivitas masyarakat menjadi berkurang. Mengingat, virus covid 19 semakin bertamah diakibatkan adanya pergerakan masyarakat yang tak dapat dibendung. Dengan begitu, hal tersebut akan baik untuk dilakukan. (DHT)

Comment