by

Pemkot Dorong Desa Terapkan PSBB Lokal

Ambon, BKA- Pasca kembali ke zona merah (tinggi), Pemerintah Kota terus berupaya untuk memutus mata rantai virus Corona disease 2019 (Covid-19). Salah satunya mendorong setiap desa/negeri untuk menerapkan PSBB Lokal.

Walikota Ambon, Ricard Louhanapessy menegaskan, jika PSBB diterapkan dikawasan desa, maka penanggung jawab dengan aturan tersebut adalah masing-masing kepala desa.

Dan hal ini, kata dia, sementara dalam pembahasan untuk mendorong setiap desa/negeri untuk bisa terapkan PSBB. Karena melihat Kota Ambon kembali memprihatinkan dengan angka kasus Covid-19 yang masih bergerak naik dari waktu ke waktu.

Dia mencontohkan, daerah Jawa Barat yang mana Pemerintah Daerahnya juga telah menerapkan PSBB lokal di setiap Desa.

“Kita sementara arahkan. Tadi kita sudah rapat bicarakan. Itu nanti kita mau dorong, supaya Kita memakai pola PSBB lokal. Kita belajar dari Jawa Barat. Jadi setiap Kepala Desa, nanti bertindak selaku penanggung jawab Desanya,” tandas Walikota, kepada wartawan.

Walikota dua periode ini menilai, aturan dimaksud untuk membatasi penggerakan masyarakat. Mengingat kota bertajuk Manise ini telah kembali ke zona merah penyebaran Covid-19. Dan didalam aturan PSBB lokal nanti, sambung dia, semua kembali kepada keputusan kepala desa atau raja.

“Jadi kita akan buat itu per desa. Desa A bertanggung jawab atas desanya, desa B bertanggung jawab atas desanya. Jadi bagaimana mereka punya aturan itu, keputusan kepala desa yang mengaturnya. Sehingga betul-betul kita batasi,” jelas dia.

Selain itu, untuk kawasan kelurahan, secara langsung Pemkot yang nanti akan melakukan penanganan, guna menekan tingkat penyebaran wabah mematikan ini.

“Nah, nanti Pemerintah Kota itu, nanti akan berorientasi pada Daerah kelurahan sebagai pusat kegiatan masyarakat,” tutupnya. (BKA-1).

Comment