by

Pemkot Kembali Terima 10 Ribu Masker

Ambon, BKA- Sebanyak 10.000 masker kembali diterima Pemerintah Kota Ambon dari Mr. D. I. Y yang telah membuka gerainya di Kota Ambon. Masker tersebut akan diperuntukkan bagi masyarakat di Kota Ambon, terutama bagi yang belum memiliki masker.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon, Pieter Leuwol mengatakan, saat ini Pemerintah Kota Ambon diberikan bantuan hibah yakni 10.000 masker oleh salah satu pemilik gerai modern di Kota Ambon.

“Jadi itu ada gerai modern yang baru buka di Santika Hotel dan di Amplaz memberikan bantuan hibah 10 ribu masker ke kita (Pemkot) dan diperuntukan bagi masyarakat,” ucap Pieter, saat dihubungi via seluler, Rabu (22/7).

Menurutnya, untuk pembagian 10.000 masker tersebut akan disesuaikan dengan instruksi langsung dari Walikota Ambon, Richard Louhenapessy selaku kepala daerah.

“Jadi itu nanti kita tunggu instruksi walikota, mungkin dibagikan oleh Gugus Tugas. Tapi kita tunggu arahan dulu,” tukasnya.

Dengan adanya bantuan masker dimaksud, akan membantu Pemerintah Kota Ambon dalam memantau pergerakan orang maupun masyarakat yang tidak menggunakan masker. Untuk kemudian diberikan kepada masyarakat yang memang kedapatan tidak memakai masker maupun yang tidak sanggup membeli masker.

“Jadi itu nanti kalau misalnya kita turun ke jalan lalu kedapatan ada yang tidak pakai masker, itu kita berikan. Dan ini juga sekaligus untuk memantau pergerakan masyarakat dengan menggunakan masker,” tambahnya.

Disebutkan, bantuan yang diberikan tersebut sangat membantu Pemerintah Kota untuk menyadarkan masyarakat dalam menggunakan masker. Dimana Pemerintah Kota akan memberikan masker secara gratis kepada masyarakat yang kedapatan tidak memakai masker.

Sebelumnya, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy juga telah melakukan sosialisasi di Pasar Mardika dengan tujuan untuk mengedukasi masyarakat yang ada terkait penggunaan masker. Sebab, dalam waktu dekat Presiden RI, Joko Widodo akan mengeluarkan Instruksi Presiden terkait sanksi penggunaan masker.

Dengan begitu sosialisasi yang dilakukan dinilai tepat untuk mengedukasi masyarakat sebelum nantinya ada instruksi untuk memberikan sanksi kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker dengan benar.

“Kenapa kita laksanakan ini karena dalam waktu dekat kan pak presiden akan terbitkan itu inpres tentang sanksi yang tidak pakai masker. Maka itu, kita mesti sosialisasi terus kepada masyarakat untuk menggunakan masker secara baik. Jangan sampai kalau instruksi sudah turun lalu aparat hukum bertindak kan kasihan, itu yang perlu untuk itu,” tandas Louhenapessy baru-baru ini. (DHT)

Comment