by

Pemkot Perpanjang PSBB Transisi

Ambon, BKA- Kendati masih berada pada zona orange, Pemerintah Kota Ambon kembali memperpanjang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi menuju tahap II. Kebijakan tersebut dinilai sesuai hasil evaluasi dan pertimbangan terhadap jumlah pasien terkonfirmasi yang ada.

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengaku, pemberlakuan PSBB transisi tahap II sengaja diterapkan karena berdasarkan data pasien Covid-19 serta Kota Ambon yang belum berada pada zona kuning.

“Kita mengambil keputusan untuk PSBB transisi dalam 2 minggu berikut. PSBB transisi tahap II ini tidak berbeda, kecuali unit usaha yang sempat ditiadakan itu bisa dibuka lagi. Seperti salon, Barbie shop, tempat fitness dan gym tapi tetap perhatikan protokol kesehatan,” ungkap Louhenapessy, dalam konferensi pers di Balai Kota, Senin (3/8).

Disamping itu, kata Politisi Golkar ini, untuk beberapa tempat usaha lainnya masih tetap tidak diizinkan untuk beroperasi seperti bioskop, tempat karaoke dan lainnya.

“Karena kalau tempat karaoke atau bioskop itu ruangnya tertutup. Dan kalai tempat karaoke itu, kala menyanyi kan tidak pakai masker, maka itu kita pending untuk izin. Sementara kebijakan moda transportasi tetap jalan dan waktu operasi ditingkatkan seperti mall itu buka sampai jam 8 malam,” pungkas Louhenapessy.

Sementara itu, Jubir Gugus Tugas percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Ambon, Joy Adriansz menjelaskan, dalam penerapan PSBB transisi tahap II ini, dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19. Yakni ada beberapa kegiatan berolahraga yang harus ditiadakan.

“Sementara untuk futsal, sepak bola, bola Voli, dan sebagainya itu, sementara ditutup,” tandasnya.

Menurutnya, kegiatan berolahraga sementara ditiadakan selama PSBB transisi tahap II, karena saat melakukan aktivitas olahraga orang tidak menggunakan masker.

“Penularan Covid inikan lewat orang yang berdekatan tanpa menggunakan masker dan sebagainya. Nah, kalau olahraga seperti ini kan sangat rentan sekali untuk terjadi penularan. Sementara itu kita batasi dulu untuk kegiatan olahraga,” ujarnya.

Menurutnya, Pemerintah Kota Ambon sebelum menetapkan PSBB transisi tahap II, sudah melakukan evaluasi terlebih dahulu. Misalnya, seperti pertimbangan penambahan pasien yang terkonfirmasi Covid-19.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pertimbangan langkah-langkah penagangan Covid-19 yang diterapkan dari beberapa Kota lain. Sehingga Pemerintah Kota Ambon lewat Gugus Tugas Covid-19 Kota Ambon memutuskan untuk memperpanjang PSBB transisi selama dua minggu kedepan.

“Setelah Gugus Tugas Kota Ambon lakukan evaluasi, kemudian dari hasil evaluasi itu ada berapa hal menjadi pertimbangan. Yaitu masih ada penabahan kasus pasien yang terkomfimasih positif. Walapun memang tingkat kesembuhan itukan menunjukkan grafik semakin baik atau meningkat. Makanya diperpanjang, mulai dari tanggal 3 sampai 16 Agustus 2020,” terangnya.

Disinggung soal sosialisasi PSBB transisi tahap II, Joy menilai, seluruhnya telah dilakukan. Dan PSBB transisi tahap II ini akan diberikan kelonggaran kepada beberapa tempat usaha yang sebelumnya diharuskan tutup, bisa kembali beroperasi.

“Untuk sosialisasi kita sudah melakukan lewat pengumuman, kemudian sosialisasi lewat media sosial dan media cetak. Dan diberikan kesempatan bagi pelaku usaha seperti salon, gym dan lainnya itu tapi tetap menerapkan protokol keshatan,” tukasnya. (BKA-1)

Comment