by

Pemkot Siapkan 8 Lokasi Karantina

Ambon, BKA- Pemerintah Kota Ambon lewat Gugus Tugas Covid-19, sementara menyiapkan 8 lokasi karantina untuk menampung para pelaku perjalanan dari luar kota Ambon. Sebab, banyak pelaku perjalanan yang tidak patuh dengan anjuran pemerintah saat melakukan karantina mandiri di rumah.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Ambon, Syarif Hadler mengatakan, proses karantina bagi para pelaku perjalanan awalnya dapat dilakukan di rumah masing-masing. Namun sesuai pantauan yang dilakukan tim beserta RT/RW setempat, banyak pelaku perjalanan yang sering berkeliaran dan tidak menjalani karantina mandiri di rumah selama 14 hari.

Sehingga setelah meminta petunjuk Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, Pemerintah Kota mulai menyiapkan 8 lokasi karantina untuk menampung seluruh pelaku perjalanan. Dimana ada 8 sekolah yang dialihkan sebagai lokasi karantina yang tersebar pada 5 kecamatan di kota Ambon.

“Upaya kita tidak sampai disitu, kita sudah turun dan memberikan pemahaman kepada mereka tapi masih bandel dan tidak mau ikut anjuran sesuai protokol yang telah ditetapkan. Setelah kita minta petunjuk pak Wali, kita sementara siapkan 8 sekolah untuk karantina untuk menampung seluruh pelaku perjalanan,”jelas Hadler, dalam konferensi pers yang dilakukan di Posko Gugus Tugas Kota Ambon, Rabu (22/4).

Diakuinya, dari 8 sekolah yang ditentukan itu, sempat mendapat penolakan dari warga sekitar. Setelah disosialisasikan kembali, maka telah disetujui. Pasalnya, banyak masyarakat yang sebelumnya menganggap bahwa para pelaku perjalanan telah terkonfirmasi Covid-19.

“Secepat mungkin kita akan selesaikan 8 sekolah ini untuk tempat karantina. Karena fasilitas yang ada hanya toilet awalnya, dan kita sementara menambah ruang kamar mandi, tempat tidur dan fasilitas lainnya sesuai SOP. Dan sambil menunggu selesai, pelaku perjalanan bisa kita izinkan isolasi mandiri di rumah, tetapi akan dipantau ketat, jika tidak ikuti anjuran akan kita jemput dan kirim ke lokasi karantina,” pungkasnya.

Hadler menambahkan, untuk lokasi karantina yang disiapkan yakni jauh dari lokasi pada penduduk. Sehingga diharapkan bagi pelaku perjalanan yang diizinkan karantina mandiri di rumah, dapat berlaku disiplin dan tidak melakukan kontak dengan warga sekitar selama 14 hari.

“Pemerintah tentu membutuhkan kerjasama masyarakat untuk memutus mata rantai Covid-19. Kita harapkan para pelaku perjalanan dari luar kota Ambon khususnya zona, kita harap tetap tinggal di rumah selama 14 hari dan tidak melakukan kontak dengan siapapun di rumah. Kalau tidak ada gejala apapun, bisa keluar beraktivitas,” pesannya. (UPE)

Comment