by

Pemkot Upaya BST Masuk Desa

Ambon, BKA- Pemerintah Kota Ambon sementara berupaya agar penyaluran bantuan sosial tunasi (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) bisa diprogramkan masuk desa/negeri di Kota Ambon. Agar seluruh penerima bantuan sosial (bansos) dapat terkover secara merata.

Sebab, ada beberapa desa yang tidak dapat mengkover seluruh penerima bantuan sosial dengan Dana Desa (DD) atau alokasi dana desa (ADD) yang dimiliki. Lantaran jumlah masyarakat selaku penerima bansos melebihi dari anggaran yang disiapkan.

“Terkait dengan Sembako kepada masyarakat. Untuk bantuan tunai langsung kepada masyarakat yang ada di Desa ataupun bantuan sosial tunai yang ada di progam kementerian sosial, sembako itu juga kita akan laksanakan,” tandas Walikota Ambon, Richard Louhenapessy kepada wartawan, kemarin.

Politisi Golkar ini menilai, fakta di lapangan membuktikan, kurang lebih ada ribuan masyarakat yang tidak bisa terkover karena keterbatasan DD dan ADD yang dimiliki masing-masing desa/negeri.

“Fakta membuktikan, kurang lebih ada tiga ribuan sekian itu yang tidak bisa dikover di desa karena keterbatasan dana desa maupun alokasi dana desa. Seperti di Batumerah ada 2.611, kemudian ada di Urimessing, sedikit juga di Waiheru. Itu semua digabungkan dalam plus-plus tiga ribu,” tutur Louhenapessy.

Dirinya telah menyurati langsung ke Mentri Sosial (Mensos) di Jakarta agar kuota yang masih kurang di Kementerian Sosial (Kemensos) bisa disubsidikan di APBD Kota Ambon.

“Saya sudah menyurat kepada mentri sosial untuk kita punya kuota yang masih kurang. Kurang lebih itu ada seribu yang masih kurang di kementerian sosial. Nah kita minta itu supaya masuk pada tanggung jawab kementerian sosial, supaya selanjutnya kita bisa subsidi dari APBD kita,” tuturnya.

Ditambahkan, pada 6 Agustus besok, Ia akan diterima oleh Menteri Sosial untuk nantinya membahas hal tersebut. (BKA-1)

Comment