by

Pemprov Galakan Gerakan 11 September

Ambon, BKA- Pemerintah Provinsi Maluku menggalakan Gerakan Sebelas September, untuk mengajak masyarakat peduli pada lingkungan sekitar, dengan tema “Kalesang Negeri, Lingkungan Bersih, Masyarakat Sehat”.

Gerakan yang akan dilaksanakan pada hari ini, Jumat (11/9), akan dilaksanakan secara serempak di semua kabupaten/kota di Maluku.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku, Muhammad Marasabessy, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran masyarakat agar peduli pada lingkungan hidup.

“Pencanangan Gerakan Sebelas September ini akan menjadi momentum, untuk dijadikan sebagai agenda tahunan oleh masyarakat Maluku secara berkelanjutan di setiap kabupaten/kota di Maluku,” kata Marasabessy, Kamis (10/9).

Menurut dia, Gerakan Sebelas September yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Gubernur Maluku Murad Ismail itu meliputi aksi bersih-bersih lingkungan, yang akan dilakukan setiap instansi masing-masing, baik sekolah, perguruan tinggi, kantor pemerintah maupun swasta, dengan melibatkan masyarakat di lingkungan sekitar.

“Kegiatan ini akan dimulai sekitar pukul delapan pagi secara serentak, dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19,” jelasnya.

Sebelumnya, kata Marasabessy, Gubernur Maluku Murad Ismail melalui surat edarannya, mengajak partisipasi masyarakat untuk turut terlibat dalam Gerakan Sebelas September, melalui aksi pembersihan lingkungan di desa dan kelurahan hingga lingkungan RT dan RW, dengan melibatkan peran serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga ibu rumah tangga dan seluruh lapisan masyarakat.

“Rangkaian kegiatan ini sebagai upaya menciptakan lingungan bersih, nyaman, indah, sehat dan sejahtera, untuk masa depan anak cucu Maluku,” jelasnya.

Sebagaimana pesan Gubernur Murad setiap saat, kata Marasabessy, tugas kepala daerah itu ada dua plus satu. Yakni, satu mengentaskan kemiskinan, kedua mensejahterahkan masyarakat, dan plus satu adalah kepala daerah harus dapat menjaga dan mempertahankan sumberdaya alam, agar dapat dimanfaatkan oleh generasi sekarang dan generasi yang akan datang.

“Pesan pak Gubernur ini mengisyaratkan kepada kita semua, bahwa tujuan dari pembangunan itu harus mempertimbangkan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup. Proses pembangunan berkelanjutan ini bertumpu pada tiga faktor, yakni, kondisi sumberdaya alam, kualitas lingkungan, serta kesadaran masyarakat,”pungkasnya.(BKA-1)

Comment