by

Pemuda Diharapkan Tingkatkan Potensi

Ambon, BKA- Akibat pandemi Covid-19, jumlah kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap para pekerja di Kota Ambon semakin meningkat. Untuk itu, pemuda yang ada diharapkan untuk dapat meningkatkan potensi diri di tengah pandemi ini.

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengatakan, akibat merebaknya wabah Corona, banyak masalah PHK yang dialami para pekerja dari sejumlah perusahaan yang beroperasi di kota Ambon. Untuk itu, pemuda atau pekerja harusnya dapat meningkatkan potensi dirinya agar dapat mencari atau membuka peluang usaha lainnya.

Ia mengungkapkan, saat ini memang cukup banyak pekerja yang di PHK dan itu menjadi dampak daripada covid-19 yang terjadi. Yang secara langsung memberikan dampak besar bagi masyarakat yang ada di Kota Ambon terutama dalam sisi penghasilan.

“Yang pasti memang cukup banyak data di kita memang belum di cover secara baik. Tetapi dampak dari pada covid-19 ini sudah cukup banyak itu masalah PHK. Dan ini menjadi tantangan juga,” ujarnya.

Dituturkan, sebagai upaya untuk tetap menghasilkan, pemuda diharapkan dapat mengubah pola pikir dan dapat menciptakan peluang usaha serta produktif di tengah pandemi yang terjadi.

“Menurut saya dengan kondisi ini juga, lalu kita sudah harus merubah mindset dari pada seluruh potensi-potensi produktif anak muda ini,” sarannya.

Louhenapessy menyarankan, pemuda yang ada jangan terlalu fokus pada gelar yang diperoleh. Tapi lebih fokus pada potensi yang ada. Sehingga walaupun titel yang diraih tidak dapat digunakan pada kondisi saat ini, tapi potensi yang ada pada pemuda dapat digunakan untuk menghasilkan sesuatu.

“Sekarang menurut saya, ini bukan lagi kamu mengejar titel. Tapi bagaimana membuat sesuatu menjadi nilai tambah dalam aplikasi sehari-hari. Itu yang paling utama. Karena job-job untuk itu semakin terbatas dan ini menjadi tantangan untuk kita,” tambahnya.

Pemerintah Kota sendiri, lanjut dia, akan mendorong desa-desa yang ada di Kota Ambon untuk menjadi kota tangguh yang dapat menopang segala potensi, dan tetap membuat pemuda yang ada di desa produktif. Hal ini untuk membantu pemuda-pemudi yang ada ada untuk tetap dapat bertahan hidup maupun membiayai keluarganya di tengah kondisi pandemi saat ini.

“Karena itu Pemerintah Kota besok (hari ini) akan rapat untuk mendorong desa-desa yang pertama mendukung Kampung Tangguh oleh Polri. Lalu nanti kita dorong 30 desa ini diberdayakan, dalam rangka menjadi desa-desa yang tangguh dan mandiri,” pungkasnya. (DHT)

Comment