by

Pemuda Jalan Baru Diganjar 5 Tahun Penjara

Ambon BKA- Hidayat Ohorella alias Dayat, Pemuda Jalan Baru, Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, diganjar penjara selama lima tahun oleh Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Ambon, karena terbukti melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

Sidang putusan ini dibacakan dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Feliks R. Wuisan dibantu Jenny Tulak dan Jimy Waly selaku Hakim Anggota, Selasa (14/7).

Di dalam amar putusan majelis hakim, pemuda 43 tahun ini terbukti bersalah melanggar pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Selain pidana badan, terdakwa juga dibebankan membayar denda sebesar Rp 800 juta, subsider tiga bulan kurungan.

“Yang memberatkan, perbuatan terdakwa melanggar UU. Sedangkan yang meringankan, terdakwa berlaku sopan di persidangan dan belum pernah di hukum,” kata Ketua Majelis Hakim dalam amar putusannya.

Putusan majelis hakim ini diketahui jauh lebih ringan dibanding tuntutan JPU, yang sebelumnya menuntut terdakwa agar dipenjara selama tujuh tahun penjara, denda Rp.800 juta subsider enam bulan kurungan.

Didalam amar tuntutan, JPU menguraikan, tindak pidana yang dilakukan kedua terdakwa terjadi pada 21 Januari 2020 sekitar pukul 17.40 WIT, tepatnya di kawasan Air Kuning, Lorong Lebeharia, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Awalnya, Didim Ense bersama rekannya Andre Mairuhu dari Ditresnarkoba Polda Maluku mendapat informasi dari informan, kalau terjadi peredaran narkotika di Kawasan Air Kuning, Lorong Lebeharia (TKP), yang dilakukan kedua terdakwa.

Tak menunggu lama, petugas kemudian mendatangani TKP. Mereka mendapat terdakwa sedang mengusai narkotika. Yakni sabu yang dikemas dalam satu dos rokok sampoerna dilaci kiri sepeda motor mereka dengan nomor polisi DE. 3102 LS merek Honda Beat.

Dari tangan keduanya ditemukan dua paket sabu-sabu, akhirnya petugas kemudian menggiring kedua terdakwa ke kantor Ditresnarkoba Polda Maluku untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.(SAD).

Comment