by

Penambahan Tapping Box Masih Wacana

Ambon, BKA- Rencana penambahan tapping box pada sejumlah tempat usaha di Kota Ambon, masih dalam wanaca perencanaan. Karena untuk pengadaan tapping box, masih perlu melihat keuangan daerah.

Apalagi dengan kondisi pandemi Covid-19 di Kota Ambon saat ini, maka hampir sebagian besar penggunaan angaaran digunakan untuk penanganan virus itu.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Ambon, Roy de Fretes, mengatakan, tahun ini ada rencana penambahan tapping box sebanyak 100 unit. Namun hal itu belum bisa dipastikan.

“Rencana tapping box itu ada 100, tapi itu tergantung keuangan daerah kita,” ujarnya, Rabu (10/6).

Untuk pengadaan 100 unit tapping box, katanya, anggaran yang diperlukan sebesar Rp 1 miliar lebih. Hal itu memang sudah dianggarkan. “Tapi realisasi angggaran itu, harus melihat lagi kondisi keuangan daerahsaat ini,” terangnya.

Tapping box merupakan alat monitoring transaksi usaha secara online yang diwajibkan kepada wajib pajak, agar transaksi yang dilakukan wajib pajak dapat langsung tercatat dan pajaknya dapat diketahui secara langsung oleh wajib pajak maupun pihaknya.

Dengan begitu, tapping box sangat berguna dalam perpajakan yang ada, karena membantu pihaknya maupun wajib pajak dalam mengoptimalkan pajak yang ada.

Tapping box saat ini sudah banyak dipasang di berbagai tempat usaha di Kota Ambon. Namun, idealnya harus dipasang pada seluruh wajib pajak yang memiliki usaha.

“Itu yang paling banyak rumah makan yang potensial. Tapi idealnya, harus di semua wajib pajak,” pungkasnya. (DHT)

Comment