by

Pendaftaran Siswa Baru Tanpa Pungutan

Ambon, BKA- Komisi II DPRD Kota Ambon, kembali mengingatkan seluruh pihak sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Ambon untuk tidak melakukan pungutan terhadap pendaftaran siswa baru. Jika kedapatan, ada sekolah lakukan pungutan biaya pendaftaran, maka Komisi akan menyurati dinas untuk menindak tegas.

“Biaya pendidikan yang disebut ini, tidak pernah gratis. Karena pasti ada biaya seragam yang diwajibkan bagi setiap siswa. Tapi untuk uang pendaftaran siswa baru itu tidak ada. Dan sudah dijelaskan Kadis Pendidikan saat rapat dengan Komisi, bahwa tidak ada biaya pendaftaran.

Kalau kedapatan akan kita panggil dinas untuk tindak tegas,” tandas, Anggota Komisi II DPRD Kota Ambon, Ary Sahertian, kepada wartawan di Balai Rakyat DPRD Ambon, Senin (22/6).

Kata Politisi PKB ini, dengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dimiliki masing-masing sekolah tidak akan cukup untuk membiaya seluruh kebutuhan siswa. Terkhusus untuk biaya seragam siswa. Maka itu tentu ada biaya seragam yang wajib diberlakukan pada setiap sekolah.

Sehingga orang tua murid, perlu memahami hal tersebut. Karena yang dipertegas oleh Dinas Pendidikan adalah menggratiskan biaya pendaftaran siswa baru, khusus tingkatan SD dan SMP.

“Biaya seragam saat ini kan bervariasi, ada baju batik, baju putih, belum lagi pramuka. Dan semua itu tidak bisa ditanggung oleh dana BOS. Dana BOS untuk setiap sekolah itu tidak cukup membiayai segala kebutuhan siswa. Kalau ada orang tua murid katakana harus gratis, itu keliru,” tukasnya.

Dituturkan, dalam hasil rapat tersebut juga diperjelas soal proses pendaftaran siswa sejak pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM), bahwa pihak sekolah rata-rata melakukan proses pendaftaran siswa baru secara online.

Bahkan memasuki Pembatasan Sosial Beskala Besar (PSBB) saat ini, proses pendaftaran tetap dilakukan secara online. Yakni tetap mengacu pada tiga persyraatan terkait zonasi, prestasi serta proses mutasi.

“Maka mestinya orang tua murid harus melihat itu tidak sekedar disebut sekolah favorit. Karena tidak ada sekolah favorit, kualitas harus dijaga agar sama,” pesannya. (UPE)

Comment