by

Pendidikan Pancasila Harus Diimplementasikan

Ambon, BKA- Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN), Dr. Yance Z. Rumahuru, mengatakan, pendidikan Pancasila sudah harus diimplementasikan secara nyata oleh setiap warga negara saat ini. Mulai dari rakyat biasa hingga pejabat negara.

Karena secara sosiokultural, kata Rumahuru, masyarakat Indonesia sudah mempunyai modal sosial, serta nilai-nilai budaya dan agama, yang memungkinakan setiap orang saling menghargai, bersolider, saling membantu satu sama lain. Khusus dalam masa krisis seperti sekarang ini.

“Karena Indonesia pada masa pandemik Covid-19 menuju kenormalan baru ini, mesti bisa dijaga integrasi dan keutuhan bangsanya. Sebab itu, sangat penting untuk mengimplementasikan nilai-nilai pancasila itu secara nyata,” ujar Rumahuru, Senin (28/6).

Dari aspek budaya, katanya, tidak ada pilihan lain untuk melakukan transformasi budaya. Karena tantangan saat ini menghendaki perubahan cara hidup, agar dapat disebut sebagai habitus baru pasca pandemik Covid-19 nanti.

Untuk itu, pendidikan saat ini, katanya, sudah harus dimulai dari keluarga hingga pendidikan formal di masyarakat secara luas. Bahwa sudah sepatutnya memerhatikan habitus atau kenormalan baru itu, sekalipun hal ini masih dianggap premature oleh sebagian orang.

“Karena memang kita harus hidup dalam dalam ketidak normalan itu, yang pada waktunya menjadi suatu kenormalan baru yang tidak lagi dipertentangkan,” ungkapnya.

Hal lain yang harus diperhatikan, lanjut Rumahuru, adalah berbagai peristiwa rasial di dalam maupun di luar Indonesia.
Menurutnya, dengan berbagai dinamikan yang terjadi itu, katanya, semoga memberi pembelajaran penting bagi masyarakat Indonesia, untuk terus merawat dan menghargai keragamaan yang berlaku adil bagi semua masyarakat.

“Sebab hanya dengan begitu, NKRI akan menjadi rumah bersama bagi kesejahtaraan yang didambahkan,” tandas Rumahuru. (LAM)

Comment