by

Penerapan Ganjil Genap Masih Disosialisasikan

Ambon, BKA- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon masih melakukan sosialisasi terhadap penerapan ganjil genap bagi kendaraan roda 4 berpelat hitam selama PSBB tahap II.
Plt Kepala Dishub Kota Ambon, Robby Sapulette mengatakan, adanya pemberlakuan PSBB tahap II, maka penerapan ganjil genap bagi kendaraan roda empat di kota Ambon juga akan diterapkan. Penerapan ganjil-genap ini, hanya diberlakukan bagi kendaraan roda empat, baik angkot maupun mobil pribadi.
Sementara untuk kendaraan roda dua, tidak diberlakukan. Sehingga masyarakat diminta untuk tidak percaya dengan isu yang beredar terkait pemberlakuan ganjil genap bagi kendaraan roda dua.
Untuk itu, pihaknya masih melakukan sosialisasi kepada masyarakat hingga hari ini, sebelum nantinya diberlakukan sanksi tegas sesuai dengan aturan PSBB.
“Untuk kendaraan bermotor penumpang pribadi pelat hitam roda empat, bukan roda 2. Dan itu sudah disosialisasikan. Proses sosialisasi masih berlanjut sampai besok (hari ini) dan sampai besok kan belum ada penindakan,” terang Sapulette, saat dihubungi koran ini, Selasa (7/7).
Menurut dia, pihaknya hingga hari ini masih memberikan keringanan kepada masyarakat untuk dapat menggunakan kendaraannya dan beraktivitas seperti biasa. Dengan melakukan sosialisasi bagi masyarakat selaku pengendara roda empat. Untuk dapat mengerti tentang penerapan ganjil genap yang diberlakukan selama PSBB tahap II.
“Dan masih diberikan keringanan untuk beraktivitas, tapi diberitahukan dan sudah disosialisasikan. Kalau untuk pelanggaran itu kalau sudah ada pelaksanaan sanksi tegas, baru ketahui pelanggaran. Tapi ini masih sosialisasi,” papar dia.
Sapulette juga meminta, agar masyarakat dapat mengerti dan memahami terkait dengan sosialisasi yang dilakukan pihaknya. Dengan tidak melanggar aturan saat diberlakukan sanksi nantinya.
Pemberlakuan ganjil-genap terhadap mobil pribadi pelat hitam, untuk mendukung pemerintah dalam pembatasan pergerakan masyarakat demi memutus mata rantai penyebaran covid 19 di Kota Ambon.

Dan untuk PSBB tahap I sendiri, lanjut dia, sudah selesai. Tetapi karena Ambon masih dalam kategori zona merah, maka PSB tahap II akan lebih diperketat untuk membantu Ambon keluar dari kategori zona merah penyebaran covid 19. (DHT)

Comment