by

Pengacara Siapkan Pledoi Pembunuh Anak

Ambon, BKA- Penasehat hukum (PH) terdakwa tengah menyiapkan nota pledoi untuk terdakwa Vantje A. Loppies alias Vance alias Vavo, ayah yang menghabisi anak laki-laki yang berusia tiga tahun di Negeri Silale, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon ini.

PH terdakwa, Alfred Tutupary yang dikonfirmasi Beritakota Ambon mengungkapkan, saat ini tim PH dari Poskum Pengadilan Negeri Ambon intens siapkan bukti-bukti dalam nota pledoi terdakwa untuk bersidang pada sidang lanjutan nanti.

Hal ini dilakukan mengingat ancaman JPU yang menuntut terdakwa dengan 15 tahun penjara, denda Rp.1 miliar subsider 1 tahun dianggap terlalu berat.

“Bagi kami tim PH seperti ini, sekalipun hukuman terdakwa berat, namun belum menjamin yang bersangkutan harus sadar akan tindakan dan sikap seperti itu, akan tetapi semua ini terpulang pada pribadinya sendiri, namun yang pasti kita menghendaki agar selesai menjalani masa hukuman, perilakunya sudah bisa berubah,” tandasnya.

Sebelumnya, JPU Kejari Ambon mengancam terdakwa agar pidana penjara selama 15 Tahun dalam persidangan secara online di Pengadilan Negeri Ambon, Kamis (9/7).

Selain pidana badan, terdakwa juga dibebankan membayar denda sebesar Rp. 1 miliar subsider satu tahun kurungan badan.

Tuntutan JPU ini dibacakan dalam sidang yang dipimpin ketua majelis hakim, Hamzah Kailul dibantu Christina Tetelepta dan Lucky R. Kalalo selaku hakim anggota, sedangkan terdakwa di dampingi kuasa hukumnya, Franky Tutupary dan Alfred Tutupary.

“Sesuai amar tuntutan JPU, terdakwa terbukti melanggar pasal 80 ayat (4), jo pasal 76 C Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang perlindungan anak,” ungkap JPU Elsye B. Leonupun dalam amar tuntutannya.

Pertimbangan yang memberatkan, terdakwa membunuh anaknya sendiri, sedangkan yang meringankan terdakwa berlaku sopan dipersidangan dan mengakui perbuatannya. (SAD)

Comment