by

Perbaiki Kekurangan Sebelum PSBB

Ambon, BKA- Pemerintah Kota Ambon kembali diingatkan untuk segera memperbaiki beberapa kekurangan sebelum pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Ambon. Pasalnya, dari sisi kebutuhan pokok masyarakat hingga operasional belum dilakukan dengan baik.

Menurut DPRD, PSBB yang sementara diusulkan Pemerintah Daerah ke Pemerintah Pusat, nantinya akan ditinjau kembali apakah Kota Ambon siap untuk PSBB atau belum. Dan ketika waktunya ditetapkan pemberlakuan PSBB, maka seluruh kekurangan telah dipenuhi.

“DPRD mendorong Pemkot, apabila benar-benar dinyatakan PSBB maka Pemkot harus melihat data data penerima bantuan ini harus valid dulu. Karena ini menjadi bagian yang tidak terpisah saat PSBB. Maka itu Pemkot harus siapkan infrastruktur dari pemberlakuan PSBB. Mulai dari sisi keamanan, data penerima bantuan, kemudian ketersediaan bahan pokok apakah mencukupi ketika PSBB dilakukan. Itu yang harus dipenuhi,” ungkap, Ketua DPRD Kota Ambon, Elly Toisuta, kepada wartawan di Balai Rakyat DPRD Ambon, Rabu (29/4).

Politisi Golkar ini menilai, ketika PSBB diberlakukan, seluruh masyarakat akan merasakan dampak dari aturan tersebut. Dan ini juga membutuhkan dukungan masyarakat untuk disiplin terhadap seluruh anjuran pemerintah demi memutus mata rantai Covid-19 di kota Ambon.

“Karena belum PSBB, maka kita minta Pemerintah untuk siapkan seluruh item itu baru PSBB jalan. Karena ketika PSBB jalan, tapi ada warga yang lapar karena tidak dapat bantuan maka menjadi persoalan. Maka itu data bansos harus valid dulu, sehingga seluruh masyarakat merasakan bantuan saat PSBB,” imbuhnya.

Dari pantauan DPRD, sambung Toisuta, 4 item yang harus dipenuhi sebelum PSBB seperti, kebutuhan dasar masyarakat, kesiapan keuangan serta operasional belum disiapkan dengan baik. Sehingga ini harus menjadi masukan kepada Pemerintah Kota untuk bisa memperbaiki kekurangan sebelum nantinya PSBB diberlakukan.

“Data warga miskin baru belum valid, kemudian dari sisi keamanan juga harus siapkan operasional. Kemudian soal ketersediaan bahan pokok, sementara banyak harga yang bervariasi di pasaran. Makakita minta dinas terkait juga persiakpkan seluruh perangkat mendukung pemberlakuan PSBB,” harapnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono menambahkan, usulan PSBB yang telah disampaikan, merupakan solusi yang dapat memutus Covid-19. Maka itu, seluruh kesiapan harus disiapkan secara matang sehingga tidak ada masyarakat yang dirugikan saat pemberlakuan PSBB.
“Silahkan Pemerintah Kota usulkan, tapi ada pertimbangan tertentu.

Sebagai wakil rakyat, kita mendukung PSBB untuk kepentingan masyarakat. Dengan postur APBD, saya rasa bisa dilakukan dan DPRD pasti menyetujui. Dan seluruh kriteria mungkin sudah dikaji, sepanjang memprotek dari penyebaran Covid-19. Yang penting, pelaksanaannya terintegrasi dengan baik dan betul dilakukan secara baik,” tutup Latupono. (UPE)

Comment