by

Perubahan RKAS Sesuai Permendikbud

Ambon, BKA- Kepala SD Alhilaal II, Fatima Abidin, mengatakan, Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) sudah disesuaikan dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 19 Tahun 2020, tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2020, tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Bantuan Operasional Sekolah Reguler.

“Permendikbud ini memberikan kewenangan kepada Kepala Sekolah (Kepsek) untuk mengelola dana BOS sesuai dengan kebutuhan. Khususnya yang berkaitan dengan pencegahan Covid-19 di lingkungan sekolah. Karena itu, RKAS kita sudah sesuaikan dengan juknis yang baru,’’ ujar Fatima, Minggu (10/5).

Menurutnya, penyesuaian RKAS tersebut dilakukan karena RKAS sebelumnya tidak mengatur soal kegiatan maupun penggunaan anggaran yang diperuntukan dalam pencegahan penyakit Covid-19. Dengan demikian, perlu dilakukan penyesuaian, agar tidak salah dalam penggunaan anggaran dan BOS tersebut.

“Jadi kita sudah beli barang-barang sekolah untuk mencegah Covid-19. Termasuk didalamnya, kita memberikan bantuan pulsa kepada para guru, setiap bulan Rp 50 ribu,” kata Fatima.

Sedangkan untuk para siswa, lanjutnya, tidak sempat diberikan. Pasalnya, dengan jumlah siswa yang begitu banyak, pihaknya takut, dana BOS yang dikucurkan setiap tri wulan tersebut tidak muncukupi. Sehingga hanya diberikan kepada guru, untuk memudahkan dalam koordinasi dan komunikasi dengan orangtua, selama proses belajar di rumah berlangsung.

“Memang bantuan yang diberikan kepada guru ini, tidak besar. Itu hanya untuk membantu dalam pembelian pulsa data, guna memperlancar komunikasi dengan orangtua maupun siswa. Ini kita ambil kebijakan sesuai dengan penyesuaian RKAS, sesuai dengan Permendikbud yang baru,” pungkas Abidin. (LAM)

Comment