by

PH Siapkan Pledoi Terdakwa Sabu

Ambon, BKA- Penasehat hukum (PH) terdakwa dikabarkan sedang menyiapkan nota pembelaan /pledoi kasus tindak pidana narkoba yang menyeret terdakwa Alvin Hendro Marlessy.

PH terdakwa, Dominggus Huliselan kepada koran ini mengatakan, saat ini dirinya sedang menyaipakan nota pledoi untuk terdakwa Alvin guna dibacakan di persidangan lanjutan nanti di Pengadilan Negeri Ambon. “Intinya saya sedang siapakan materinya, tinggal kita bacakan saja di persidangan,” ungkap Huliselan Minggu malam.

Kata dia, sebagai PH, dirinya tetap meminta agar majelis hakim dapat meringankan hukum terdakwa, karena dianggap ancaman JPU terhadap terdakwa terlalu tinggi.

“Kita tetap minta supaya ringankan hukuman terdakwa melalui sidang pledoi nanti,” tandas Huliselan singkat.

Sebelumnya diberitakan koran ini,
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Elsye Leonupun menuntut Alvin Hendro Marlessy (36), terdakwa dalam kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu dengan pidana penjara selama empat tahun, pada persidangan online di Pengadilan Negeri (PN) Ambon, Kamis pekan kemarin.

Sidang tuntutan tersebut di pimpin ketua majelis hakim, Ismail Tatiasina Cs, sedangkan terdakwa didampingi Penasehat Hukumnya Dominggus Huliselan.

“Menyatakan, terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika sebagaimana diatur dalam pasal 127 ayat (1) UU RI no. 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” ungkap JPU dalam berkas tuntutannya.

JPU dalam berkas dakwaannya menyebutkan, terdakwa tertangkap di depan Jalan Baru samping kantor FIF Kecamatan Sirimau kota Ambon pada hari Rabu 04 Maret 2020 sekitar pukul 15.00 WIT.

Saat tertangkap, anggota polisi dari Sat Resnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, menemukan satu paket sabu dalam satu plastik bening ukuran kecil.

Terdakwa juga menyerahkan sabu yang dia simpan dalam sebuah tas ke polisi di tempat penyimpanan dibawah gorong-gorong pangkalan ojek asrama Skip Kecamatan Sirimau kota Ambon. Dalam tas tersebut, berisi lima paket sabu, satu alat bong dua pipet kaca, dan satu jorek api gas.

Saat diinterogasi, terdakwa mengaku membeli sabu-sabu tersebut dari seseorang yang bernama Sutra di Desa Kailolo Kecamatan Pulau Haruku Kabupaten Maluku Tengah.

Terdakwa sudah membeli narkoba sebanyak dua kali di Sutra. Mereka telah berteman sejak 2014 silam.
Terdakwa mulai mengonsumsi sabu-sabu sejak tahun 20 tahun yang lalu. (SAD)

Comment