by

PJJ Perlu Disesuaikan Dengan Data Siswa

Ambon, BKA- Kepala SD Yakobus, Peternus Refwalu, mengungkapkan, pola Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada sekolah yang dipimpinnya, disesuaikan dengan data siswa.

Ha itu penting dilakukan oleh pihak sekolah, karena berdasarkan data siswa, kemapuan atau latar belakang ekonomi orangtua siswa berbeda-beda. Sehingga tidak semua siswa memiliki fasilitas yang mendukung untuk melakukan PJJ.

“Memang sekarang ini sudah ada kemajuan, tapi tidak bisa kita pungkiri, bahwa masih ada orangtua yang ekonominya lemah. Jadi kita tidak bisa mamaksakan semua harus dengan HP android. Kan tidak mungkin kita lakukan PJJ secara Daring, tanpa pikirkan siswa yang lain. Karena itu, kita akan tetap lakukan PJJ, tapi berdasarkan data siswa ,” ujar Refwalu, Senin (27/7).

Untuk mendapatkan data siswa yang valid untuk menerapkan PJJ, SD Yakobus tengah menyiapkan para guru untuk melakukan proses pendataan siswa dari rumah ke rumah.

“Karena sekarang ini belum sekolah, proses belajar juga belum berjalan. Sehingga kita gunakan kesempatan yang ada untuk persiapan guru-guru untuk turun ke lapangan lakukan pendataan. Dari data itu, baru kita bisa tahu, berapa siswa yang bisa belajar Daring dengan aplikasi dan juga via sms, serta berapa siswa yang Luring. Dengan data itu, kita akan lakukan penyesuaian saat PJJ nanti,” papar Refwalu

Ia berharap, dengan apa yang dilakukan itu, dapat membantu para siswa maupun orangtua, dalam ini mengurangi berbagai keluhan selama PJJ berlangsung.

“Dengan kita lakukan penyesuaian nanti, diharapkan dapat menjawab keluhan para siswa selama ini. Sebab kalau kita samakan semua siswa dalam proses PJJ ini, pasti akan jadi persoalan terus. Karena ada banyak siswa yang benar-benar tidak bisa kita paksakan untuk belajar secara Daring. Semoga di PJJ tahun ajaran baru ini, bisa berjalan lancar,” tandasnya. (LAM)

Comment