by

PJJ Tidak Lagi Maksimal

Ambon, BKA- Proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang saat ini diterapkan oleh sekolah kepada siswa, dirasa sudah tidak lagi berlangsung maksimal.

Kepala SD Negeri 1 Galala, Daniel Erupley, mengatakan, saat ini, semangat siswa untuk melaksanakan PJJ sudah sangat menurun. Berbeda dengan awal permberlakuan.

“Secara umum, memang belajar di rumah ini sudah tidak maksimal lagi,” ujar Erupley, Rabu (13/5).

Penerapan PJJ merupakan salah satu upaya yang dilakukan sekolah pada masa pandemi virus corona atau Covid-19, untuk mencegah penyebaran dan penularan virus itu dilingkungan sekolah, terutama bagi siswa.

Namun saat ini, karena penerapan PJJ sudah terlalu lama, ditambah pendampingan orangtua yang kurang maksimal, membuat siswa mulai merasa jenuh untuk terus belajar di rumah.

“Kan ada orangtua yang memang benar-benar bisa mendampingi anak dalam belajar, tapi ada juga yang harus tingkatkan perhatiannya untuk dampingi anak-anak di rumah,” paparnya.

Selain pendampingan orangtua yang tidak maksimal, salah satu penyebab PJJ tidak berjalan maksimal lagi, yakni, karena proses penentuan kenaikan kelas semakin dekat. Akibatnya, anak-anak tidak lagi fokus belajar. Mereka hanya tinggal menuggu hasil penentuan kenaikan kelas, yang akan dilakukan beberapa waktu mendatang.

“Ini karena sudah akhir semester. Jadi mereka hanya berpikir naik kelas atau tidak. Sebab penentuan kenaikan kelas ini kan, bisa dinilai dari proses belajar di rumah selama ini. Itu berarti, tidak ada Ujian Akhir Semester (UAS) atau Penilaian Akhir Semester (PAS),” tutur Erupley.

Untuk itu, dia berharap, mekanisme PJJ ini bisa dievaluasi kembali. Mengingat anak-anak didik mulai jenuh belajar di rumah.

Erupley meminta, ada langkah konkrit dari pemerintah, dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik), agar belajar rumah ini kembali berjalan maksimal seperti semula.

“Kalau hanya jalan seperti, tanpa diperbaikan pola pembelajarannya, bisa jadi PJJ ini akan tetap berjalan, namun tidak menghasilkan output yang baik. Jadi perlu ada cara lain untuk buat belajar di rumah ini berjalan maksimal,” pungkas Erupley. (LAM)

Comment