by

PKS Akan Hadang Petahana Di Aru

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah menyatakan sikap perlawanan terhadap pasangan petahana, Johan Gonga-Muin Sogalrey, di Pilkada Kabupaten Kepulauan Aru, pada Desember 2020 mendatang.

Padahal pada Pilkada sebelumnya di kabupaten itu, 2015 lalu, PKS merupakan salah satu partai pengusung pasangan Johan Gonga-Muin Sogalrey. Hal itu tidak terlepas, karena Muin Sogalrey merupakan kader partai tersebut. Tapi kini dia bukan lagi anggota PKS, melainkan telah pindah ke PDIP.

Sikap politik perlawanan itu mulai ditunjukkan PKS saat proses penentuan bakal calon bupati di kabupaten bertajuk “Jargaria/Sarkwarisa”, yang tidak mengakomodir nama calon petahana.

Ada dua nama bakal calon Bupati Kepulauan Aru yang diusulkan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Maluku ke DPP partai tersebut, yakni, Timotius Kaidel dan Alexis Karatem.

Ketua DPW PKS Maluk

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah menyatakan sikap perlawanan terhadap pasangan petahana, Johan Gonga-Muin Sogalrey, di Pilkada Kabupaten Kepulauan Aru, pada Desember 2020 mendatang.

Padahal pada Pilkada sebelumnya di kabupaten itu, 2015 lalu, PKS merupakan salah satu partai pengusung pasangan Johan Gonga-Muin Sogalrey. Hal itu tidak terlepas, karena Muin Sogalrey merupakan kader partai tersebut. Tapi kini dia bukan lagi anggota PKS, melainkan telah pindah ke PDIP.

Sikap politik perlawanan itu mulai ditunjukkan PKS saat proses penentuan bakal calon bupati di kabupaten bertajuk “Jargaria/Sarkwarisa”, yang tidak mengakomodir nama calon petahana.

Ada dua nama bakal calon Bupati Kepulauan Aru yang diusulkan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Maluku ke DPP partai tersebut, yakni, Timotius Kaidel dan Alexis Karatem.

Ketua DPW PKS Maluku, Asis Sangkala, mengungkapkan, terkait dengan Pilkada Aru, PKS Maluku telah menyampaikan dua nama bakal calon bupati ke Jakarta.

“Kini kedua nama itu sudah selesai pembahasan di tinggkat Korwil dan tim pemenangan Pilkada pusat. Tinggal hanya keputusan terakhir di Dewan Pimpinan Tingkat Tinggi (DPTT) yang diketuai langsung oleh Ketua Majelis Syuro. Karena semua Pilkada, keputusan terkaitnya disitu, ada Presiden Partai, Sekjen, Majelis Pertimbangan Pusat (MPP), Dewan Syariah Pusat (DSP), mereka semua yang memutuskan final terakhir,” ujar Sangkala.

Alasan DPW PKS mengusulkan kedua nama tersebut, karena banyak indikator penilian. Baik rekomendasi dari struktur partai yang paling bawah, DPD sampai pada tingkat DPC, serta hasil survey maupun hubungan komunikasi kedua kandidat dengan partai.

Namun yang pasti, seperti yang diharapkan Sangkala, yakni, harus ada minimal dua pasangan calon (Paslon) yang akan bertarung di Pilkada Aru pada Desember mendatang, agar menghidupkan demokrasi di tengah-tengah masyarakat.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat rekomendasi PKS sudah bisa ditetapkan dalam bulan Agustus ini, mengingat proses pentahapan pendaftaran di KPU sudah dibuka pada September mendatang,” pungkasnya.(RHM)

u, Asis Sangkala, mengungkapkan, terkait dengan Pilkada Aru, PKS Maluku telah menyampaikan dua nama bakal calon bupati ke Jakarta.

“Kini kedua nama itu sudah selesai pembahasan di tinggkat Korwil dan tim pemenangan Pilkada pusat. Tinggal hanya keputusan terakhir di Dewan Pimpinan Tingkat Tinggi (DPTT) yang diketuai langsung oleh Ketua Majelis Syuro. Karena semua Pilkada, keputusan terkaitnya disitu, ada Presiden Partai, Sekjen, Majelis Pertimbangan Pusat (MPP), Dewan Syariah Pusat (DSP), mereka semua yang memutuskan final terakhir,” ujar Sangkala.

Alasan DPW PKS mengusulkan kedua nama tersebut, karena banyak indikator penilian. Baik rekomendasi dari struktur partai yang paling bawah, DPD sampai pada tingkat DPC, serta hasil survey maupun hubungan komunikasi kedua kandidat dengan partai.

Namun yang pasti, seperti yang diharapkan Sangkala, yakni, harus ada minimal dua pasangan calon (Paslon) yang akan bertarung di Pilkada Aru pada Desember mendatang, agar menghidupkan demokrasi di tengah-tengah masyarakat.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat rekomendasi PKS sudah bisa ditetapkan dalam bulan Agustus ini, mengingat proses pentahapan pendaftaran di KPU sudah dibuka pada September mendatang,” pungkasnya.(RHM)

Comment