by

Polisi Lengkapi Berkas Tiga Tersangka Togel

Ambon, BKA- Tim penyidik Direskrimum Polda Maluku kembali menerima pengembalian berkas tahap I dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Maluku atas berkas tiga tersangka masing-masing Zetman Din Alias Sai (52), warga desa Batu Merah, Jalan mutiala RT 002 RW 002 Kecamatan Sirimua Kota Ambon, Zakaria Karunggasa (46), warga Passo, Jln Passo Trem, Kecamatan Baguala, dan Firman Wahyudi (28) warga Silale, RT 002/ RW 04, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Direskrimum Polda Maluku, Kombes Pol. Sih Harno yang dikonfirmasi Beritakota Ambon melalui selulernya mengatakan,berkas tiga tersangka tersebut baru saja diterima tim penyidik. Lantas JPU baru saja memeriksa berkas tahap I atas kasus ini.

“JPU baru mengembalikan berkas tiga tersangka, karena mereka baru saja menerima berkas tahap I dari JPU,” jelas Harno belum lama ini.

Menurut dia, berkas tiga tersangka saat ini, masih dilengkapi tim penyidik berdasarkan petunjuk JPU.

“Penyidik saat ini sedang melengkapi berkas ketiga tersangka, berdasarkan petunjuk JPU,” tandasnya.

Sebelumnya, Dir Krimum Polda Maluku, Kombes Pol. Sih Harno didampingi Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. M.Roem Ohoirat kepada Wartawan mengatakan, atas laporan yang disampaikan Kapolda Maluku berdasarkan keluhan warga pada saat duduk Bacarita Kamtibmas tersebut, pihaknya langsung bekerja bersama anggota di lapangan dan berhasil menangkap tiga tersangka bandar judi togel online.

“Ketiga tersangka diringkus karena menjual togel online. Dan ini merupakan tindaklanjut dari pengaduan masyarakat, kepada Kapolda Maluku, di kegiatan duduk bacarita Kamtibmas,”Ungkap Harno kepada Awak media, di Mapolda Maluku, Rabu (15/7).

Ketiga tersangka ini ditangkap anggota ditempat berbeda-beda diantaranya, di depan Rumah Kopi Santai Pasar Lama, Kecamatan Sirimau,Kota Ambon,pada Sabtu (11/7), depan Bank BNI jalan Said Perintah, Kecamatan Sirimau Kota Ambon, pada Minggu (12/7) dan di jalan Melati Belakang Toko Enam, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Minggu (12/7).

“Untuk barang bukti yang diamankan, dua unit HP, uang tunai sebesar Rp 913.000, dua buah ATM, 1 buku tabungan dan buku kode bola jatuh,” jelasnya.

Perwira Polri dengan pangkat tiga bunga melati itu melanjutkan, modus operandi yang dilakukan para tersangka dengan cara mendaftarkan akun pada situs togel online, kemudian melakukan deposit melalui rekening Bank BNI kepada nomor rekening yang sudah disiapkan pada situs togel tersebut.

Setelah berhasil mendeposit uang melalui Bank BNI, mereka kemudian merekap nomor yang dipasang oleh para pembeli togel untuk selanjutnya di input pada situs online. Dan apabila ada pemenang dari permainan judi tersebut, tentunya secara otomatis uang hasil kemenangan akan masuk ke rekening tersangka. Kemudian melakukan penarikan dari rekening miliknya.

“Ketiga tersangka diancam melanggar pasak 303 KUHPidana dengan ancaman sepuluh tahun penjara,” tandas Harno. (SAD)

Comment